Minyak Anjlok, Karyawan Pertamina Puasa Bonus

Pertamina
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin
VIVA.co.id
- PT Pertamina  harus melakukan berbagai cara, termasuk melakukan efisiensi akibat anjloknya kondisi harga minyak dunia. Harga minyak mentah dunia kini sudah mencapai level US$29,42 per barel.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetijpto mengatakan, pihaknya akan memperbaiki tata kelola bisnis perusahaan khususnya di area hilir, termasuk jalur distribusi dan efisiensi operasional lainnya.  Tak hanya itu, renegosiasi dari beberpa kontrak jasa dengan pihak ketiga dalam mendukung operasional perusahaan juga ditinjau ulang. 

"Selain itu, masalah bonus dan kesejahteraan karyawan, kalau memang itu kami masih membutuhkan. Namun dalam proses bisnisnya tidak bisa mengejar terhadap ini (anjloknya harga minyak), ya kami harus puasa," ujar Dwi di Jakarta, Rabu 20 Januari 2016.

Menurutnya, selain melakukan review di area hilir, perusahaan pelat merah ini juga akan memangkas 30 persen cost production di hulu. Agar kegiatan eksplorasi masih bisa berjalan di tengah kondisi anjloknya harga minyak.
Pertamina Akan Kembangkan Ladang Minyak Raksasa Iran

Selanjutnya, Dwi menambahkan, langkah paling akhir yang dilakukan Pertamina dalam efisiensi di hilir adalah pengurangan tenaga kerja. 
SKK Migas Siapkan SK Alih Kelola Blok Mahakam

"Kita lihat, sampai akhir Januari kita akan coba lihat proses bisnis lain, kalau tidak bisa.  Februari awal baru kita ambil kesimpulan," ujarnya.
Kilang Minyak Mini Akan Dibangun di Tengah Laut East Natuna
Pengumuman Direksi Pertamina oleh Menteri BUMN

Pertamina Pelajari Rencana PLN Caplok PGE

Pengkajian secara bisnis dilakukan perseroan.

img_title
VIVA.co.id
10 Agustus 2016