DPR Minta Seluruh Elemen Masyarakat Dilibatkan

Saleh Partaonan Daulay
Sumber :

VIVA.co.id – Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengatakan Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak bisa bekerja sendiri dalam pemberantasan narkoba sehingga diperlukan dukungan kementerian dan lembaga lainnya.

img_title HUT ke-17, KAI Logistik Kasih Special Rate untuk Layanan Shipping Line

"BNN menjadi tulang punggung pemberantasan narkoba, tetapi tidak bisa sendirian. BNN harus mendapat dukungan dari kementerian dan lembaga lain, termasuk para tokoh masyarakat," kata Saleh, Senin 25 Januari 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komisi VIII DPR itu mengatakan BNN dan kepolisian telah melakukan banyak hal dalam pemberantasan narkoba. Namun, narkoba belum bisa diberantas secara tuntas, bahkan belakangan terkesan semakin marak.

img_title Bantu Tangani Karhutla, Kemenhub Terbitkan Izin Khusus Bagi Pesawat Asing

Peredaran narkoba di kota-kota besar, terutama Jakarta, tidak boleh dipandang sebelah mata. Pasalnya, kata Saleh, para mafia narkoba semakin berani dan terbuka.

"Fenomena ini bisa saja menunjukkan bahwa peredaran narkoba jauh lebih besar dibandingkan jumlah aparat penegak hukum kita. Kalau itu betul, Indonesia sudah betul-betul darurat narkoba," tuturnya.

img_title Bank Mega Syariah Serahkan Grand Prize Voucher Haji Khusus Senilai Rp 245 Juta

Saleh mengatakan peredaran narkoba saat ini tidak lagi di tempat-tempat elit, tetapi juga sudah membaur di perumahan-perumahan masyarakat biasa sehingga akses untuk mendapatkannya pun lebih mudah.

"Itu sudah sangat mengancam. Pemerintah harus melakukan aksi nyata dalam memberantas peredaran narkoba dan para bandarnya," tutur Saleh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saleh, guru mengingatkan dosen, pimpinan perusahaan bahkan aparat hansip di kelurahan perlu dilibatkan dalam pemberantasan narkoba karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Setidaknya, mereka bisa diajak untuk bersama-sama melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba," ujarnya.

Terdakwa Mas Bechi di PN Surabaya

Bebas Bersyarat Dicabut, Mas Bechi Terpidana Pencabulan Santriwati Kembali ke Penjara! Kini Masuk Sel Khusus

Mochamad Subchi Azal Tsani alias Bechi kembali berada di balik jeruji besi. Terpidana kasus pemerkosaan santriwati itu kembali masuk Lapas Kelas I Malang.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut