Panin Asset Management Incar Dana Kelola Rp16 Triliun

Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id - Panin Asset Management merasa optimistis produk investasi reksa dana akan semakin dilirik oleh para pelaku pasar, khususnya masyarakat awam.

img_title Citi Ditunjuk Jadi Bank Kustodian Global Reksadana Syariah
Direktur Panin Asset Management, Ridwan Soetedja, menargetkan, hingga akhir tahun ini pihaknya dapat meraup dana kelola hingga Rp16 triliun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
img_title Manulife Luncurkan Reksa Dana Syariah untuk Orang Kaya
"Kami rasa potensinya cukup besar untuk terus mengajak masyarakat awam investasi di reksa dana. Tahun ini kami targetkan menambah sepuluh ribu nasabah baru," kata Ridwan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 26 Januari 2016.
 
img_title Bareksa Terima Lisensi Agen Penjual Reksa Dana
Terkait jumlah nasabah, perseroan telah berhasil menggaet 10.726 nasabah baru sepanjang 2015. Angka tersebut dinilai berkontribusi cukup besar dalam mengajak masyarakat untuk memulai berinvestasi.
 
Ridwan yakin dengan target tersebut, sebab pada 2015, dengan perlambatan ekonomi yang ada, Panin Asset Management telah mendapatkan sekitar Rp12 triliun, dengan komposi yang sama, yakni 90 persen reksa dana saham.
 
Panin menyasar segmen nasabah dengan usia produktif yakni 26-35 tahun. Untuk saat ini, segmentasi nasabah Panin Asset Management di usia tersebut memang cukup besar, yakni 35,35 persen. Sementara itu, untuk usia 21-25 tahun mencapai 24,11 persen dan usia 36-45 tahun sebesar 17 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Dari sekitar Rp12 triliun dana kelola, kalau dipaparkan berdasarkan pekerjaan, yang paling banyak memang pekerja swasta, memang kami menyasar itu. Tapi, bukan hanya swasta, BUMN (Badan Usaha Milik Negara) juga. Kami harap masyarakat yang sudah produktif itu sudah sadar akan investasi," ucapnya.
Investasi reksa dana

Total Kekayaan Reksadana Tahun Ini Capai Rp343 Triliun

Dana yang dikelola reksadana melonjak 18,3 persen.

img_title
VIVA.co.id
10 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut