Kemenperin Dukung Nuklir Ramah Lingkungan

Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional, Djarot Sulistio Wisnubroto (kanan).
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mitra Angelia

VIVA.co.id – Rencana Badan Teknologi Nuklir Nasional (Batan) menggunakan cadangan nuklir thorium sebagai alternatif pembangkit listrik disambut positif oleh Kementerian Perindustrian. Kementerian yang dipimpin Saleh Husin itu tengah menjajaki thorium menjadi energi alternatif.

img_title Malaysia Rencanakan Pemanfaatan Energi Nuklir dalam 10–15 Tahun ke Depan

Thorium dipilih juga karena pertimbangan limbahnya sangat sedikit dibandingkan dengan bahan uranium.
 
Staf Ahli Kementerian Perindustrian, Dyah Winarni menjelaskan, alasan kementeriannya menggunakan thorium sebagai alternatif pembangkit listrik, karena industri pembangkit listrik adalah salah satu prioritas utama dari Kementerian Perindustrian.
 
“Secara kebetulan juga, dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri, kami juga melakukan berbagai pengembangan teknologi untuk industri prioritas, yaitu industri pembangkit listrik, ada bermacam-macam yang kami teliti, salah satunya logam Tanah Jarang, yang dalamnya ada thorium,” ujar Dyah saat konferensi pers di Gedung Batan, Jakarta Selatan, Kamis 4 Februari 2016.
 
Alasan lainnya, industri tersebut dijadikan pemerintah sebagai tulang punggung ke depan. Sementara itu, industri tidak akan bisa berjalan tanpa kehadiran energi.
 
“Kami punya planning jangka panjang sampai 2035, bagaimana energi bisa men-support industri. Kementerian Perindustrian, termasuk yang antusias (thorium sebagai alternatif pembangkit listrik),” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin

Di Depan Prabowo, Putin: Rusia Siap Bantu Indonesia Kembangkan Energi Nuklir

Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin menyampaikan komitmen untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia saat bertemu Presiden RI Prabowo Subianto.

img_title
VIVA.co.id
11 Desember 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut