Menko Darmin Anggap PHK Dinamika Dunia Usaha

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution.
Sumber :
  • Arie Dwi Budiawati / VIVA.co.id

VIVA.co.id - Di awal 2016, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) semakin marak terjadi, terutama di hampir seluruh sektor usaha dalam negeri. Bahkan, 10 ribu tenaga kerja masih terancam terkena PHK.

Menteri Darmin: Belanja APBN-P 2016 Akan Dipangkas Rp133,8 T
Menanggapi hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Rabu 10 Februari 2016, mengatakan situasi tersebut merupakan hal yang normal, mengingat kondisi ekonomi global tahun lalu memang terbilang cukup mengkhawatirkan.
 
Inflasi Rendah Tak Berarti Konsumsi Masyarakat Rendah
"Dunia usaha ada dinamikanya. Ekonomi dunia bergerak dan tidak selalu menguntungkan. Sehingga, bisa saja terjadi suatu perusahaan berganti," ujar Darmin, saat ditemui di Hotel Borobudur Jakarta.
 
Jokowi Sibuk, Paket Kebijakan XIII Keluar Pekan Depan
Darmin mengakui, gelombang pemutusan hubungan kerja bukanlah sesuatu yang bisa diatur kewenangannya oleh pemerintah. 
 
"Paling penting, adalah yang berkurang (PHK) itu lebih sedikit daripada yang ditambah," kata dia.
 
Sekedar informasi, pada rentang bulan Januari sampai dengan Maret 2016, ada beberapa perusahaan yang secara bertahap akan melakukan pengurangan tenaga kerja. Mulai dari sektor elektronik, sampai dengan pertambangan. Bahkan, Toshiba dan Panasonic dikabarkan sudah melakukan efiensi. (asp)
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya