Apple Siap Bantu Pencarian Pesawat MH370

Pesawat Malaysia Airlines
Sumber :
  • REUTERS/Bazuki Muhammad

VIVA.co.id –  Apple menegaskan siap membantu para penyelidik dalam pencarian hilangnya pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370.

img_title Keluhan iPhone Duo Bukan Cuma soal Layar, Bug Sistem Bisa Mengganggu Aktivitas Harian Pengguna

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Penasihat Apple, Bruce Sewell sebelum memberikan keterangan dalam dengar pendapat bersama Kongres Amerika Serikat tentang isu keamanan dan enkripsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu menjawab pertanyaan skenario dugaan iPhone yang terenkripsi punya informasi tentang bom nuklir.

img_title Harga Resmi iPhone Duo di Tanah Air, Termurah Mulai Rp45,6 Juta

Dikutip dari Business Insider, Selasa 2 Maret 2016, Sewell yang juga menjabat Senior Vice President Legal and Government Affair Apple itu menegaskan, perusahaan memiliki serangkaian opsi dalam membantu investigasi, salah satunya dalam pencarian lenyapnya pesawat MH370.

"Saat pesawat Malaysia Airlines jatuh, dalam satu jam pesawat dinyatakan hilang. Kami memiliki operator Apple yang bekerja sama dengan penyedia telepon seluruh dunia. Dengan maskapai Malaysia Airlines dan FBI, kami mencoba untuk menemukan (sinyal) ping, mencoba menemukan beberapa cara untuk menemukan di mana pesawat tersebut," kata Sewell.

img_title iOS 27.2 RC Resmi Hadir, Apple Fokus Tingkatkan Baterai dan Performa Hp

Sinyal ping dibutuhkan untuk membantu menginformasikan lokasi pesawat yang membawa lebih dari 239 penumpang termasuk kru tersebut. Pesawat MH370 hilang dalam perjalanan terbang ke Beijing dari Kuala Lumpur, Malaysia pada 8 Maret 2014. Hampir dua tahun berlalu, hingga kini belum diketahui lokasi pesawat nahas tersebut, meskipun beberapa puing dinyatakan telah ditemukan.

Apple saat ini sedang terlibat “perang sengit” melawan Biro Penyelidikan Federal AS (FBI) dalam enkripsi dan keamanan iPhone. Sikap ngotot FBI itu terkait dengan penyelidikan data iPhone 5c yang digunakan oleh Syed Rizqan Farook, terdakwa peristiwa bom San Bernardino, Amerika Serikat. Kala itu, Desember 2015, serangan tersebut menewaskan 14 orang.

Permintaan FBI untuk memasuki sistem keamanan perangkat iPhone nantinya, untuk mencari informasi berharga tentang plot teror. Apakah Farook beserta istrinya, Tashfeen Malik, menerima bantuan dari pihak lain yang belum terungkap oleh FBI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam dengar pendapat itu, anggota Kongres AS menyalahkan sikap ngotot FBI yang meminta pengadilan untuk memaksa Apple membuka sistem keamanan mereka. FBI dinilai bertindak bodoh dengan memaksa Apple terkait dengan sistem keamanan mereka.

Tapi, Apple juga kena sindiran dari anggota Kongres AS. Sebab, produsen iPhone itu dinilai hanya mengemis agar pemerintah AS melindungi mereka, tapi Apple dinilai tidak memiliki opsi solusi atas persoalan privasi pengguna dan keamanan publik.

iPhone Duo.

Viral! Layar iPhone Duo Retak Tak Lama Setelah Rilis, Begini Tanggapan Apple

Apple merespons laporan layar dalam iPhone Duo yang retak di area engsel. Simak penjelasan perusahaan, dugaan penyebab, dan langkah yang perlu dilakukan pengguna.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut