Deponering, Penegakan Hukum yang Dirobek Pedang Sendiri

Jaksa Agung HM Prasetyo
Sumber :
  • VIVA.co.id/Irwandi Arsyad

VIVA.co.id – Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil mengatakan bahwa pemberian deponering terhadap dua mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dan Bambang Widjojanto oleh Jaksa Agung HM Prasetyo menunjukan penegakan hukum yang dirobek oleh pedang adhiyaksa sendiri.

img_title Abraham Samad Bocorkan Isi Pembicaraan Bersama Prabowo soal Pemberantasan Korupsi

“Sepertinya di negeri ini ada warga kelas satu yang tidak boleh dihukum meskipun prosesnya sudah dilimpahkan ke pengadilan. Kepastian dan keadilan hukum dirobek oleh pedang adhiyaksa,” ujarnya, Jumat 4 Maret 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, meski keputusan itu merupakan hak opportunitas dari Jaksa Agung untuk mengesampingkan persoalan hukum seseorang, namun tentu akan ada dampak negatif yang akan ditimbulkan.

img_title Bantah Laporkan Abraham Samad, Kubu Jokowi Beri Pernyataan Menohok

“Meskipun ini adalah hak opportunitas Jaksa Agung tapi tetap saja akan menimbulkan kecemburuan keadilan," ujar politisi PKS ini.

Seperti diketahui Jaksa Agung akhirnya menerbitkan deponering perkara yang menjerat Bambang Widjojanto dan Abraham Samad. Selain kepada keduanya Jaksa Agung juga memberikan deponering kepada penyidik KPK non aktif Novel Baswedan.  (rin)

img_title Dihujani 56 Pertanyaan Soal Fitnah Ijazah Jokowi, Abraham Samad Heran Polisi Tanya Hal Ini
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman

Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad soal Reformasi Polri Salah Kaprah

Tokoh oposisi Abraham Samad dan rekan-rekannya meminta kepada Presiden Prabowo jika reformasi kepolisian baru bisa dinyatakan ada jika Kapolri diganti.

img_title
VIVA.co.id
6 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut