Mata Rantai Jaringan Bisnis Gas Pertamina
Selasa, 8 Maret 2016 - 14:38 WIB
Sumber :
- VIVAnews/Ikhwan Yanuar
Â
Dana tersebut digunakan untuk investasi pada liquefaction sebesar US$2 miliar dengan total kapasitas terpasang 260 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), pipa gas sebesar US$1,2 miliar dengan kapasitas 950 MMSCFD, dan regasifikasi LNG senilai US$485 juta dengan kapasitas 900 MMSCFD.
Â
Menurut Wianda, perluasan jaringan infrastruktur gas sangat diperlukan karena Pertamina bertekad menjadi pilar utama dalam mewujudkan kemandirian energi nasional. Pertumbuhan sektor industri seiring laju pertumbuhan ekonomi nasional, serta sektor rumah tangga dan transportasi juga menjadi faktor penting bagi peningkatan permintaan gas nasional.
Â
"Dengan penguasaan infrastruktur gas Pertamina yang terus berkembang, kami bisa memegang peranan penting karena Pertamina bisa menyerap pasokan dari multisources. Kami pun bisa memasok gas di banyak titik permintaan yang di sana infrastruktur kami telah tersedia," ujarnya.
Pertamina Pelajari Rencana PLN Caplok PGE
Pengkajian secara bisnis dilakukan perseroan.
VIVA.co.id
10 Agustus 2016