Bursa Asia Melemah Terbius Stimulus Eropa

Bursa Jepang.
Sumber :
  • Reuters

VIVA.co.id - Bursa kawasan Asia Pasifik mayoritas dibuka melemah pada perdagangan saham akhir pekan ini. Investor mencerna stimulus ekonomi yang di umumkan Bank Central Eropa (ECB) Kamis waktu setempat.

Wall Street Catat Rekor Anjlok Terlama Sejak Krisis 2008

Dilansir dari CNBC, Jumat 11 Maret 2016, indeks Nikkei berjangka di Chicago turun 0,65 persen pada 16.685, sedangkan indeks berjangka Osaka turun 1,97 persen menjadi 16.380. Kemarin, indeks acuan Jepang ditutup 15.852 dan dibuka turun hari ini 1,01 persen menjadi 16.852.

Di Australia ASX Standar & Poor's (S&P) 200 turun 0,19 persen pada pembukaan perdagangan saham pagi ini. Terseret penurunan saham sektor keuangan sebesar 0,31 persen.  Saham sektor energi juga jatuh 1,87 persen.

Mengekor Wallstreet, Bursa Asia Dibuka Melemah

Semalam, ECB merilis paket stimulus mengejutkan sebagai langkah-langkah mendorong perekonomian Eropa. Suku bunga acuan dipangkas dan program pembelian obligasi secara besar-besaran di perluas.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average turun 5,23 poin, atau 0,03 persen, ke level 16.995,13, sementara S&P 500 naik 0,31 poin, atau 0,02 persen, ke 1.989,57. Sedangkan, Nasdaq Composite IXIC turun 12,22 poin, atau 0,26 persen, ke 4.662,16.

Harga Minyak Melemah, Bursa Wall Street Melemah

Baca juga:

Bursa Efek Australia atau Australian Securities Exchange (ASX)

Bursa Asia Pasifik Tertekan Dinamika Pilpres AS

Investor mencermati siapa presiden AS yang baru.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2016