Tax Amnesty, Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp60 Triliun

Uang rupiah.
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin
VIVA.co.id
Ada Tax Amnesty, Ditjen Pajak Tetap Periksa WP Nakal
- Ekonom OCBC, Wellian Wiranto, mengungkapkan pemerintah bisa mengantongi penerimaan negara melalui sektor pajak sebesar Rp60 triliun dari penerapan kebijakan pengampunan pajak atau
tax amnesty
Wapres Imbau Produsen Otomotif Manfaatkan Tax Amnesty
.

Sukseskan Tax Amnesty, OJK Perlonggar Syarat Modal Sekuritas
Kendati demikian, Wellian berpendapat, jika rencana penerapan kebijakan tersebut masih terhalang di parlemen, bahkan molor sampai dengan kuartal III-2016. Kontribusi tax amnesty pun tidak akan terasa cukup signifikan.

“Kapan itu akan dilihat. Kalau tidak berjalan, atau terlambat maka kontribusi tax amnesty akan kurang dari Rp60 triliun,” ujar dia, saat ditemui di Menara OCBC NISP, Jakarta, Rabu 16 Maret 2016.

Melihat kondisi tersebut, Wellian memperkirakan, pemerintah akan menyesuaikan kebutuhan belanja yang tercantum dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2016, guna mengantisipasi adanya kekurangan penerimaan negara.

“Saya rasa pemerintah akan menjalankan adjusment, terutama dari sisi pengeluaran. Salah satunya, adalah memangkas belanja,” kata dia.

Sebagai informasi, belanja negara yang ditetapkan dalam APBN 2016 mencapai Rp2.095,7 triliun, yang terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.325,6 triliun, dan transfer ke daerah dan dana desa mencapai Rp770,2 triliun.

Wellian berharap, jika memang terpaksa memangkas anggaran belanja, pemerintah diminta untuk mempertimbangkan secara cermat sebelum mengambil keputusan. 

Sebab, menurutnya, ada beberapa skenario yang bisa dijadikan opsi pemerintah.

“Paling penting yang diprioritaskan itu infrastruktur. Mungkin yang bisa dipotong itu seperti belanja operasional. Masih banyak yang bisa diutak-utik,” tuturnya.

Terlepas dari hal itu, dia berpendapat, penerapan tax amnesty akan tetap menjadi acuan pemerintah dalam menyesuaikan beberapa indikator yang tercantum dalam APBN 2016. 

“Tergantung dari bagaimana tax amnesty bisa berjalan, bagaimana kontribusinya. Ini masih menjadi pertanyaan. Jadi saya rasa masih terlalu awal,” kata dia. (ren)
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya