Ingin Bisnis Berjalan Lancar? Ikuti Cara Ini

Foto ilustrasi.
Sumber :
  • Pengusaha

Kalau mencampurkan pencatatan keuangan pribadi dan bisnis, akan sulit menentukan keuntungan bersih untuk kas bisnis. Akibatnya, jumlah yang ditabung untuk keperluan pribadi juga tidak tepat dan ini berpotensi mengganggu arus kas bisnis maupun pribadi dalam jangka panjang.

img_title Lima Tips agar Keluarga Muda Bebas dari Ancaman Bangkrut

Baca juga: Benarkah Perencanaan Keuangan Keluarga Membantu Kesejahteraan Keluarga?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Membantu dalam membuat laporan keuangan pajak

img_title 5 Cara Cepat Agar Bisa Merdeka Keuangan

Pada dasarnya, pemilik bisnis tentu ingin agar bisnisnya berkembang pesat. Saat skala bisnis sudah semakin besar dan mulai mempekerjakan karyawan untuk fokus mengurusi area-area tertentu di bisnis Anda, maka bisnis akan lebih profesional jika berbentuk badan hukum seperti CV atau PT.

Nah, bisnis dengan badan hukum wajib memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak Badan dan melaporkan pajak penghasilannya kepada negara. Seandainya Anda terbiasa mencampurkan pencatatan keuangan bisnis dan pribadi, maka nantinya akan sulit untuk membuat laporan keuangan bisnis terpisah untuk keperluan pelaporan pajak badan. Jadi, lebih baik sudah ambil ancang-ancang untuk memisahkan pencatatan keuangan sejak dini.

img_title 5 Perubahan Hidup yang Bikin Pola Asuransi Kamu Harus Diubah

Perlunya membuat keputusan bisnis yang tepat

Anda akan sulit melihat berbagai pertimbangan untuk mengambil keputusan jika pencatatan keuangan pribadi dan bisnis  menjadi satu. Dari sisi keuangan pribadi, jadi sulit mengukur berapa sebenarnya jumlah kas yang tersedia untuk pengeluaran rutin, berapa jumlah yang bisa ditabung, dan sebagainya.

Dari sisi bisnis sendiri, pastinya jadi lebih sulit mengetahui dengan pasti berapa saldo uang dan bagaimana kinerja bisnis kamu saat ini untuk menentukan jenis pengeluaran yang akan diakukan dengan bisnis untuk minggu  depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Jangan Salah Ambil Keputusan Berutang. Bedakan Utang Baik VS Utang Buruk!

Sekarang, sudahkah  Anda memahami mengapa perlu memisahkan pembukuan pribadi dan bisnis? Selain itu, agar bisa memaksimalkan tabungan untuk tujuan keuangan pribadi, terapkan prinsip hidup hemat untuk mempercepat Anda mencapainya. (ms)

Ilustrasi keuangan syariah.

Ingin Daftar Asuransi Syariah, Pahami Dulu 5 Hal ini

Memiliki polis asuransi sudah menjadi gaya hidup masyarakat modern.

img_title
VIVA.co.id
13 Oktober 2018
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut