Dua BUMN Bangun Pembangkit Tenaga Surya di NTB

Pekerja beraktivitas di area Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin



Andianto Hidayat, yang mewakili PT Pertamina mengatakan, proyek ini merupakan bukti komitmen Pertamina dalam mengembangkan energi bersih di Tanah Air. "Selain PLTS ini, kami juga tengah menyiapkan konsep hybrid generation dengan gas yang didatangkan dalam bentuk LNG (gas alam cair)," ujarnya.

Dia menambahkan, selain mendukung kebutuhan energi listrik di kawasan Mandalika, energi dingin LNG bisa dimanfaatkan untuk AC dan refrigerating system bahan makanan. Gasnya juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur di hotel, restoran, dan permukiman sekitar.

Abdulbar mengatakan, ITDC akan menyiapkan lahan seluas 40-60 hektare sebagai lokasi pembangunan PLTS di Mandalika. "Kalau PLTS sudah terbangun, kami harapkan pada 2017, sudah bisa mengaliri listrik di KEK Mandalika," ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur dasar seperti PLTS, ITDC segera membangun hotel Pullman dan Club Med. Hotel Pullman akan dibangun pada Oktober 2016, dan diharapkan segera diikuti oleh investor lainnya yang telah berkomitmen membangun Royal Tulip (oleh Lee Jong Kwak), Marriott (Bauer), dan Intercontinental (Jiva Samudera Biru).

Pullman dan Club Med dibangun melalui investasi ITDC. Untuk Pullman saja, ITDC menganggarkan Rp400 miliar. Rencananya, hotel dengan jumlah 250 kamar ini akan beroperasi pada awal 2018.

img_title Sumalata, Pembangkit Tenaga Surya Terbesar di Sulawesi

Begitu pula untuk Club Med, ITDC mengalokasikan dana sekitar Rp900 miliar. Biaya ini digunakan untuk membangun hotel dengan kelas di atas bintang lima berkapasitas 400 kamar.

Alasan ITDC menggandeng Club Med ke Mandalika, adalah karena memiliki 1,6 juta anggota di seluruh dunia yang akan mendukung pencapaian target occupance rate Club Med. Sebab, di mana pun Club Med membangun, members akan datang dan menginap. Seperti Pullman, ia juga berharap, Club Med bisa menjadi daya tarik baik bagi wisatawan maupun operator dan investor lainnya untuk membangun hotel.

Manajemen ITDC optimistis, melalui pembangunan PLTS yang merupakan implementasi sinergi antar BUMN, dapat mempercepat pembangunan KEK Mandalika, sebagai destinasi utama wisata di Indonesia. "Pembangunan PLTS diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan mendukung upaya kami dalam mendukung target pemerintah yang mencanangkan 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019," kata Abdulbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pekerja memasang kawat baja sebelum pengujian tower transmisi listrik milik PLN. Foto ilustrasi

34 Proyek Pembangkit Listrik Mangkrak, Negara Merugi

Sari 34 proyek ada 12 proyek tidak bisa berlanjut.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut