Festival Teluk Jailolo Digelar Mei

Festival Teluk Jailolo 2016
Sumber :
  • Linda Hasibuan - VIVA.co.id

VIVA.co.id – Menteri Pariwisata, Arief Yahya yang diwakili, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuty bersama Wakil Gubernur Maluku Utara,  M Natsir Thaib dan Bupati Halbar, Danny Missy, meluncurkan Festival Teluk Jailolo (FTJ) 2016 di Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

img_title Festival Teluk Jailolo 2021 Angkat Perekonomian Halmahera

Ini merupakan kali ke delapan acara tersebut diselenggarakan dan akan berlangsung di Kota Jailolo, Ibu Kota Halmahera Barat pada 2-7 Mei 2016 mendatang. Acara yang bertema Pesona Budaya Kepulauan Rempah ini, bertujuan untuk mengembangkan nilai-nilai budaya dan pertanian di Kota Jailolo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, festival ini sebagai upaya untuk mengangkat kembali popularitas Moloku Kie Raha, seperti Jailolo, Bacan, Ternate  dan Tidore  yang pernah tercatat dalam sejarah dunia sebagai pusat penghasil rempah-remah terbaik pada Abad XV-XVIII. 

img_title Penjurusan IPA, IPS dan Bahasa Jenjang SMA Kembali Diberlakukan Mulai Tahun Depan

"Popularitas Moloku Kie Raha yang sejak Abad XV sangat tersohor sampai ke seluruh dunia. Sebab, tempat tersebut merupakan kepulauan penghasil rempah terbaik dunia menjadi branding untuk mendongkrak pariwisata Maluku Utara," ujar Esthy Reko Astuty, Senin, 18 April 2016.

Ia menjelaskan, hadirnya wisata dengan latar belakang sejarah lebih memudahkan untuk mempromosikan kota ini. Prospek pariwisata Maluku Utara ke depan sangat cerah dengan semakin meningkatnya fasilitas aksesibilitas, amenitas, dan aktraksi wisata di sana. 

img_title Resmi Gantung Sepatu dari Timnas Portugal, Intip 5 Momen Ikonik Karier Cristiano Ronaldo

Sejalan dengan hal ini, Wakil Gubernur  Maluku Utara,  M Natsir Thaib menyambut positif dan akan melakukan pembangunan yang mumpuni. Hal ini untuk memberi kenyamanan bagi para pengunjung.

"Pemerintah telah menetapkan wilayah Morotai, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), meliputi pariwisata, industri perikanan dan logistik. Kami pun akan melakukan pembangunan fasilitas infrastruktur, amenitas, dan atraksi di sana dengan lengkap," ujar M Natsir Thaib di waktu yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, dengan diadakannya  FTJ 2016 ini, diharapakan dapat menumbuhkan kembali identitas Halbar sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam dan sumber daya budi. Adapula beberapa desa-desa yang memiliki petani cengkeh menyuguhkan daya tarik mereka.

"Beberapa desa wisata telah menyiapkan paket-paket wisata bernuansa petualangan rempah-rempah antara lain, Desa Wisata Gamtala, Desa Wisata Guaeria dan Desa Wisata Bobanehena," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut