Tax Amnesty, Titik Awal Reformasi Perpajakan

Bareskrim Polri geledah kantor Kementerian Keuangan
Sumber :
  • VIVA.co.id/Moh Nadlir

VIVA.co.id – Rencana pemerintah untuk menerapkan kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty dianggap bisa menjadi titik awal reformasi perpajakan di Indonesia.

img_title Purbaya: Perlindungan Hukum ke Investor Patriot & Merah Putih Bond Beda dengan Tax Amnesty

Hal tersebut, karena adanya desas-desus pemerintah yang akan turut memasukkan revisi Undang Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tax amnesty bisa menjadi starting point reformasi pajak secara keseluruhan, karena akan diikuti dengan amendemen UU KUP, PPh (pajak penghasilan), PPN (pajak pertambahan nilai), dan bea materai,” kata Managing Partner Danny Darussalam Tax Center, Darussalam, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 20 April 2016.

img_title Purbaya Minta WNI Pemilik Harta di Luar Negeri Pulangkan Asetnya dalam 6 Bulan, Ini Konsekuensinya

Darussalam menjelaskan, amendemen UU KUP akan merevisi pasal mengenai kerahasiaan bank untuk tujuan perpajakan. 

Dengan adanya revisi tersebut, maka akses perbankan dapat diberikan secara otomatis kepada otoritas pajak tanpa melalui mekanisme permintaan, seperti yang tercantum dalam UU KUP saat ini.

img_title Tak Berniat Jalankan Lagi Tax Amnesty, Purbaya: Kecuali Ada Perintah dari Presiden

Menurutnya, tujuan utama dari penerapan kebijakan tax amnesty tak lain memang untuk mengumpulkan basis data dan informasi pajak dalam rangka membangun kepatuhan para wajib pajak (WP) secara jangka panjang. 

Apalagi, basis data memegang peran penting dalam penerimaan pajak.

“Tax amnesty digunakan sebagai alat menjaring subjek pajak yang selama ini belum patuh, dan sekaligus menjaring objek pajak yang selama ini belum melaporkan,” tuturnya.

Data tersebut, tutur Darussalam, jika bisa dikombinasikan dengan data yang diperoleh dari era keterbukaan informasi perbankan (Automatic Exchange of Information) pada 2018, akan menjadi sebuah bank data yang mampu menguji kepatuhan dari para WP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karenanya, dia berharap, Rancangan UU Tax Amnesty bisa segera diselesaikan pada masa sidang bulan ini, mengingat kebijakan tersebut sangat dibutuhkan baik dalam jangka pendek maupun panjang.

“Memang masih perlu sinkronisasi dan koordinasi dengan revisi UU KUP dan RUU perbankan. Tapi, pembahasan tax amnesty bisa didahulukan karena ada tujuan jangka pendek,” ucap dia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya: Selama Saya Jadi Menteri Keuangan Tak Ada Tax Amnesty

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan selama pihaknya menjadi Menteri maka tidak akan ada tax amnesty atau pengampunan pajak dan lebih memilih merapikan tax collection

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut