Yusril : Ahok Berani Enggak ke Luar Batang?

Yusril Ihza Mahenda bersama warga Luar Batang.
Sumber :
  • VIVA.co.id / Danar Dono

VIVA.co.id – Kuasa Hukum warga Luar Batang, Yusril Ihza Mahendra memberikan kesempatan pada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok untuk berdiskusi dengan warga Luar Batang soal penggusuran yang dilakukan pemerintah Daerah DKI Jakarta.

img_title Menko Yusril soal Kericuhan Demo 27 Agustus: Hukum Wajib Ditegakkan, Tanpa Pandang Bulu!

"Saya sudah mengirim surat ke Ahok untuk berdialog ke sini. Saya mengajak gubernur DKI. Kita tantang, apakah dia berani datang ke sini atau tidak," kata Yusril di atas panggung Rapat Akbar Masyarakat Jakarta, Rabu 20 April 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yusril menjelaskan, Joko Widodo pada saat sebelum menjadi gubernur DKI telah membuat janji politik yang isinya tidak akan melakukan penggusuran.

img_title Menko Yusril Sebut Target Pemerintah-DPR Sama, RUU Perampasan Aset Rampung Akhir 2026

"Ketika pak Ahok banyak menggusur, tetapi sampai hari ini kita tidak mendengar komentar dari Pak Jokowi. Yang terdengar, malah penghentian reklamasi untuk sementara. Kalau sementara, berarti akan ada. Kita melakukan perlawanan, bukan mau anarkis, SARA tidak. Kita membela hak yang dijamin konstitusi kita," ujarnya menambahkan.

Yusril pun mengimbau, agar masyarakat melawan kezaliman Ahok dengan cara yang tidak anarkis. "Kita tidak menggunakan cara anarkis. Pak Ahok bilang, kalau mau menghadapi rakyat harus pakai jalur hukum. Saya bilang pasti. Kita pasti akan melalui jalur hukum," katanya.

img_title Menko Yusril Peringatkan WNI Tak Mudah Tergiur Tawaran Kerja di Luar Negeri, Meski Gaji Tinggi

Laporan : Yasin Fadhillah

(asp)

Menkum HAM Imipas, Yusril Ihza Mahendra

Menko Yusril Bantah Tulis Buku 'Islam Ala Prabowo': Hanya Diwawancarai

Menko bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa dirinya bukan penulis buku 'Islam ala Prabowo'. Melainkan, hanya diwawancarai

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut