Komisi VIII DPR Serap Masukan BPBD Provinsi Bali

Rombongan Komisi VIII DPR RI
Sumber :

VIVA.co.id – Tim Kunjungan Komisi VIII mengadakan kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jumat 22 April 2016.

img_title Sandiaga Uno Tegaskan Indonesia Aman Dikunjungi Wisatawan

M. Lutfi politisi dari F-Partai Golkar yang juga Putera Daerah dari Dapil NTB memimpin kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Nusa Tenggara Barat, tim kunjungan kali ini diikuti pula oleh delapan orang anggota guna meninjau sejumlah daerah yang berpotensi rawan gempa bumi, gelombang pasang dan banjir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuannya dengan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Provinsi NTB Ridho Ahyana beserta jajaran, Tim Kunjungan Komisi VIII DPR ingin mengetahui, terkait tindak lanjut program kesiapsiagaan dan rencana aksi daerah dalam pengurangan risiko bencana di Provinsi NTB.

img_title Alam Indonesia Unik, Berpotensi Kembangkan Geopark Skala Dunia

“Apakah Provinsi NTB telah menyiapkan dan menyusun Perda tentang penanggulangan bencana, dan rencana aksi daerah dalam pengurangan resiko bencana,?” tanya M. Lutfi.

Menurut Lutfi, indeks rawan bencana yang terjadi ada dilevel tinggi, artinya diwilayah yang termasuk daerah tidak aman dari bencana alam. Ada sebelas provinsi yang perlu diwaspadai terkait bencananya, seperti gempa bumi, banjir bandang, gelombang pasang, kekeringan dan erupsi gunung, kata Lutfi.

img_title Suku Baduy Ingin Lokasi Adatnya Hilang dari Peta Wisata Indonesia

Lutfi mencontohkan, pada akhir tahun lalu terjadi peristiwa erupsi Gunung Rinjani yang membuat panik masyarakat disekitarnya. “Aktifitas masyarakat terganggu dengan peristiwa erupsi gunung Rinjani. Itu berdampak besar. Oleh karena itu peran pemerintah dalam penanganan bencana sangatlah penting,” kata Lutfi.

Menanggapi hal tersebut, dalam penjelasannya, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB Ridho Ahyana menerangkan sangat mengapresiasi masukan dari Komisi VIII DPR terkait penanggulangan bencana. Dan saat ini, tambah Lutfi, BPBD Provinsi NTB tengah mempersiapkan antisipasi terkait bencana kekeringan yang akan terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“BPBD Provinsi NTB tengah bersiap akan datangnya bencana kekeringan dan itu yang sedang kami bahas. Untuk bencana banjir, kami sudah banyak berbuat dilapangan, dan Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” kata Ridho.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, jika dibulan Mei nanti, akan terjadi kekeringan. “Ada 300 desa yang kami perhatikan akan mengalami kekeringan. Kami terus melatih dan menginformasikan kepada warga desa tentang cara dalam menghadapi bencana kekeringan. Kita akan didik masyarakat agar siap menghadapi bencana,” kata Ridho.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut