DPR Bentuk Dua Panja Guna Mempercepat Penetapan BPIH

amaah haji di Mina
Sumber :
  • REUTERS/Ahmad Masood

VIVA.co.id – Komisi VIII DPR ingin mempercepat penetapan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). Maka itu, sebagian besar masa sidang Komisi VIII DPR belakangan dihabiskan untuk rapat.

img_title KPK Hadirkan Eks Menpora Dito Ariotedjo di Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji Besok

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid, mengatakan demi mempercepat penetapan BPIH, DPR telah membentuk dua Panja. Ia menjelaskan, kedua Panja itu akan bekerja secara paralel, agar dapat saling mengisi dan tentu saling memberikan informasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahkan, Komisi VIII kerap menggelar rapat sampai malam, demi membahas keuangan haji dengan BPK, Kemenag dan pakar keuangan,"  ujarnya di Jakarta, Rabu 27 April 2016.

img_title Muhadjir Effendy Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

Untuk itu, Komisi VIII DPR meminta secara khusus kepada Kementerian Agama, agar dapat fokus kepada persoalan ini. Hal itu dimaksudkan karena ini menjadi tanggung jawab bersama, agar penetapan BPIH 2016 bisa segera ditetapkan.

Ia menuturkan keterlambatan penetapan BPIH, dikarenakan Komisi VIII bersama BPK masih harus mendalami laporan kuangan haji tahun lalu. Sebagai salah satu acuan penetapan BPIH tahun ini, BPK dan Kemenag banyak menemukan fakta-fakta ketidaksesuaian.

img_title Eksepsi Yaqut Ditolak, KPK Tegaskan Lagi Kasus Kuota Haji Sesuai Koridor Hukum

Ia menerangkan, dari pemeriksaan itu inspektorat Kementerian Agama menemukan setidaknya 24 fakta temuan ketidaksesuaian. Sementara, ia menambahkan kalau BPK menemukan setidaknya 16 fakta ketidaksesuaian dari laporan keuangan haji tahun lalu. (webtorial)

Mantan Presiden Jokowi

Soal Permintaan Hadirkan Jokowi di Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Bilang Begini

Kubu terdakwa Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex meminta KPK menghadirkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut