Alasan Pekerja Indonesia Sulit Bersaing di Dunia

Kegiatan saat pekerjaan menumpuk
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Indonesia sudah memasuki era pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini. Sertifikasi pekerja dinilai sangat penting sebagai acuan kredibilitas seseorang untuk mengukur keterampilan dibidang profesi, atau pekerjaan untuk dapat bersaing secara global.

Insinyur yang Kerja di PKT Wajib Punya Sertifikasi Profesi

Center Director EF English First, Mahardika Halim mengungkapkan, tenaga kerja Indonesia dinilai kurang terampil, lantaran tidak memiliki sertifikasi profesi sebagai bukti kelayakan untuk bisa sejajar dengan para profesional di negara lain.

"Salah satu penyebab tenaga kerja terampil kurang, disertifikasi. Kita harus punya satu sertifikat," kata dia di Jakarta, Jumat 20 Mei 2016.

Kemenko Ekonomi Ungkap Tantangan Sektor Logistik Usai Pandemi

Mahardhika mengungkapkan, rasio keterampilan tenaga kerja Indonesia sangat jauh dibandingkan dengan negara tetangga di kawasan Asean. Dari 1.000 orang angkatan kerja, tenaga kerja yang terampil di Indonesia hanya 4,3 persen. Sementara itu, di Singapura, bisa mencapai 34,7 persen, Malaysia 32,6 persen, dan Filipina sebanyak 8,3 persen.

"Indonesia hanya 4,3 persen tenaga kerja yang terampil, sisanya buruh kasar," tuturnya.

Robot Diyakini Tak Bisa Gantikan Manusia, Setidaknya 5 Tahun Lagi

Mahardhika menjelaskan, MEA sendiri merupakan pasar tunggal, di mana aliran barang, jasa, investasi, tenaga kerja terdidik, dan akrab modal yang lebih bebas. Sementara itu, per satu persen kenaikan Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) hanya menyerap 300 ribu tenaga kerja.

"Data BPS (Badan Pusat Statistik) 2016, dalam satu tahun dari 250 juta di 2015, angkatan kerja 122,4 juta jiwa. Tahun ini 127,8 juta. Dalam 12 bulan tambah 5.400 tenaga kerja. Sama dengan populasi negara Singapura," ujarnya. (asp)

Sertifikasi tenaga kerja konstruksi oleh PUPR.

PUPR Targetkan 37 Ribu Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi pada 2023

Kementerian PUPR juga mempunyai tanggung jawab mengembangkan SDM yang kompeten di bidang infrastruktur PUPR.

img_title
VIVA.co.id
1 Juli 2022