Menkeu Beberkan Alasan Penerimaan Pajak Tak Optimal

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bapennas, Bambang Brodjonegoro.
Sumber :
  • Kementerian Keuangan

VIVA.co.id – Pemerintah terus berupaya berbagai cara untuk meningkatkan penerimaan pajak yang selama ini tidak terakselerasi secara optimal. Salah satunya, mereformasi sistem perpajakan dalam negeri untuk merealisasikan rencana tersebut.

img_title DPR Minta UU Satu Data Dipakai untuk Kejar Wajib Pajak, Tapi Jangan Menyasar Usaha Kecil

Namun, kurangnya data informasi Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dari para wajib pajak (WP) saat ini masih menjadi kendala utama. Belum lagi, ditambah dengan skema pungutan pajak melalui self assessment (besaran pajak terutang sepenuhnya ditentukan WP) yang belum optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, kurang terakselerasinya penerimaan pajak nasional memang diakibatkan kurangnya data informasi yang diperoleh otoritas pajak. Dia pun menceritakan sejumlah hambatan yang menghampiri untuk menggalang penerimaan pajak.

img_title Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP

Misalnya, seperti mengetahui nilai aset para WP yang disimpan di perbankan nasional. Bambang mengatakan, pemerintah tidak bisa begitu saja mengakses data perbankan karena terganjal adanya aturan yang mengatur kerahasiaan perbankan.

“Sistem tidak bisa apa-apa kalau tidak ada data. Kami masih kesulitan mendapatkan data. Ujung tombak pajak itu adalah data,” kata Bambang saat ditemui di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan Jakarta, Senin 23 Mei 2016.

img_title 16,9 Juta Wajib Pajak Sudah Aktivasi Coretax tapi Lapor SPT Baru Setengah

Bambang menegaskan, upaya pemerintah untuk meningkatkan penerimaan pajak pun akan semakin sulit dengan kondisi seperti itu. Akan tetapi  kekhawatiran ini pun seakan akan terjawab karena negara-negara anggota G20 sepakat untuk membuka akses pajak secara luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

G20 akan mengadopsi sistem yang mendukung pertukaran informasi rekening WP antar negara, yaitu automatic exchange of information. Sebuah pedoman pertukaran data yang dicetuskan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (EOCD).

“Jadi, sangat penting membawa isu pajak ini menjadi isu internasional. Kalau tidak, penerimaan pajak akan selalu terhambat karena minim data dan informasi. Hanya cara itu pemeriksaan pajak bisa sesuai,” tegas dia.

Ilustrasi Coretax

Punya Utang Pajak? Ada Keringanan Sanksi hingga 100 Persen, Ini Syarat dan Tata Caranya

Wajib pajak bisa mendapat penghapusan sanksi administrasi hingga 100 persen. Simak syarat, periode keringanan, batas pengajuan, dan cara mengurusnya lewat Coretax.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut