Pelanggan Smartfren Stagnan, Ini Sebabnya

Galeri Smartfren di Mal Kota Kasablanka
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA.co.id – Direktur Smartfren, Roberto Saputra, mengungkapkan kenapa pelanggan Smartfren mengalami stagnan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini dikarenakan salah satunya perpindahan arahan operator telekomunikasi yang bermula berjalan di Code Division Multiple Access (CDMA) menjadi 4G Long Term Evolution (LTE).

img_title Pemerintah Segel 21 Perusahaan Imbas Karhutla, Paling Banyak di Kalimantan Barat

"Dari CDMA ke 4G LTE itu tidak mudah, pelanggan kita masih menggunakan voice (suara) dan SMS," ujar Roberto ditemui di acara Selular Congress 2016 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu, 25 Mei 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, pelanggan Smartfren sampai saat ini masih berada pada kisaran 12 juta pelanggan. Untuk pelanggan 4G-nya, perusahaan yang di bawah naungan Sinarmas Group ini mempunyai sekitar 1,4 juta pelanggan.

img_title Sebanyak 38 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak Sudah Diproses Purbaya CS

Roberto mengungkapkan, kontribusi 12 juta pelanggan tersebut kepada perusahaan dilihat dari Average Revenue Per Unit (ARPU) rata-rata mencapai Rp30 ribu. Angka itu merupakan gabungan dari SMS, suara, hingga data.

"Khusus untuk ARPU kita yang pelanggan 4G itu bisa mencapai Rp150 ribu," ungkap pria berkacamata ini.

img_title KLH Hitung Kerugian Negara Imbas Karhutla Capai Rp5,30 Triliun, 19 Perusahaan Diperiksa

Diberitakan sebelumnya, dalam menyiasati pelanggannya yang terus berada pada angka 12 juta ini, Smartfren melakukan kebijakan dengan menggandeng produsen smartphone lain dengan Open Market Handset (OMH).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

OMH yang dimaksud ini, yaitu pelanggan Smartfren yang menggunakan handset di luar Andromax, seperti Lenovo, Hisense, dan Samsung. Tapi, merek ponsel tersebut harus mendukung jaringan pada frekuensi 850 MHz dan 2300 MHz.

Seiring dengan pertumbuhan pelanggan, Smartfren juga tak lupa memperluas jangkauan jaringan 4G LTE. Awal 2016, Smartfren ini telah hadir di 85 kota/kabupaten. Hingga akhir tahun, Smartfren menargetkan dapat menyelimuti dua kali lipat dari 85 kota/kabupaten tersebut. (ren)

BRI Life, Hari Pelanggan Nasional 2026

Peringati Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Perkuat Ikatan ke Nasabah dan Pekerja BRI Group

Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali menegaskan komitmennya untuk menempatkan nasabah sebagai bagian penting dalam kinerja perusahaan.

img_title
VIVA.co.id
5 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut