Ada Perubahan Skema Palapa Ring, Peserta Tender Kewalahan

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli.
Sumber :
  • Viva.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA.co.id – Perubahan skema proyek Palapa Ring yang mendadak dinilai merugikan. Sebab, hal itu akan menyulitkan peserta tender untuk memenangkan proyek pembangunan tulang punggung pita lebar secara nasional.

img_title BNI Salurkan Kredit Rp 978 Miliar untuk Bangun Jaringan Internet Kecepatan Tinggi

Seperti yang dirasakan oleh Indosat Ooredoo, yang bergabung dengan konsorsium bersama XL dan Alita. Selain itu, ada dua peserta lainnya yang turut serta bersaing pemenang di paket timur, yakni Telkom dan Konsorsium Moratelindo-IBS-Smart Telecom.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chief Executive Officer (CEO) dan Presiden Direktur Indosat Ooredoo, Alexander Rusli mengatakan, Palapa Ring paket timur telah diubah skemanya. Yang mulanya satu dokumen menjadi dua dokumen, dan mesti diserahkan dari peserta ke pemerintah.

img_title Sejumlah Daerah Alami Kenaikan Signifikan Akses Selama Pemilu

"Kami di konsorsium kaget dengan perubahan dokumen jadi dua. Itu yang sedang kita bahas sebelum submit. Pihak Kominfo tidak menjelaskan, cuma memberitahukan ada skema yang berubah," ujar Alexander ditemui usai acara peluncuran paket Freedom 2.0  di Kantor Indosat Ooredoo, Jakarta, Senin, 30 Mei 2016.

Dengan harus menyerahkan dua dokumen tersebut, disampaikan Alexander, pihak yang awalnya optimis perlahan-lahan agak ragu untuk memenangkan Palapa Ring di paket timur tersebut.

img_title Jaksa Ungkap Chat Terdakwa Korupsi BTS Singgung Setoran Rp 40 Miliar ke Oknum BPK

Lebih lanjut, Alexander mengatakan, adanya perubahan dengan skema yang berlaku saat ini, maka mau tak mau Indosat Ooredoo bersama konsorsiumnya harus menghitung ulang semuanya dan itu bisa merugikan pihaknya.

"Tapi kami nggak pesimis, cuma ada perubahan saja karena harga yang kita masukkan jadi lebih tinggi maka kemungkinan bisa kalah," ucap pria berkacamata ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, batas penyerahan dokumen Palapa Ring untuk paket timur ini sampai tanggal 31 Juni. Direncanakan, pada tanggal 20 juni nanti, sudah diketahui siapa pemenangnya.

(mus)

Telkomsel dan Huawei.

Telkomsel dan Huawei Umumkan Kolaborasi Strategis Perkuat 5G dan Home Broadband Indonesia

Telkomsell dan Huawei resmi mengumumkan kolaborasi strategis mereka untuk Indonesia pada momentum Mobile World Congress (MWC) 2026 Barcelona, Senin 2 Maret 2026.

img_title
VIVA.co.id
6 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut