Cara Hentikan 'Gaji Cuma Lewat Doang'
- U-Report
VIVA.co.id – Bila hidup Anda hanya berlangsung dari gaji ke gaji, itu adalah alarm bahaya yang menandakan bencana keuangan akan menimpa Anda dalam waktu dekat. Yang dimaksud dengan hidup dari gaji ke gaji adalah kondisi dimana Anda baru dapat melakukan sejumlah tindakan finansial, seperti membayar tagihan atau membeli makanan, hanya bila gaji bulanan sudah ditrasfer ke rekening Anda.
Kita sering mengenalnya dengan ungkapan “gaji cuma lewat doang.” Hal seperti ini akan menjadi bencana bila Anda sakit, kehilangan pekerjaan atau ada masalah lain yang membuat keuangan terguncang. Sudah pasti Anda akan menuju kebangkrutan cepat atau lambat.
Namun, hidup dari gaji ke gaji seperti sebuah lingkaran yang sulit diputus. Lantas seperti apa solusinya? Seperti diadaptasi dari The Simple Dollar, begini cara menghentikannya:
Anda punya masalah, akuilah kesalahan ini
Siapakah yang menyebabkan Anda hidup dalam kondisi seperti ini? Jawabannya adalah Anda sendiri. Akuilah kesalahan ini.
Jika sudah bisa mengakuinya, Anda sudah punya kesadaran untuk bertindak. Anda juga bukan satu-satunya orang yang punya kesalahan seperti ini.
Cobalah untuk berdiskusi atau sekadar berbagi dengan orang-orang yang pernah mengalami masalah serupa, dan berhasil keluar dari kondisi sulit. Di internet, akan ada banyak forum yang memfasilitasi keluh kesah Anda.
Baca juga: Karyawan Gaji Rp 8 Juta Mau Umroh Bareng Istri? Begini Trik Mengumpulkan Uangnya
Kurangi belanja regular Anda
Kedengarannya seperti hal yang mustahil untuk dilakukan. Mengurangi belanja regular sama saja dengan menurunkan kualitas hidup. Tapi tunggu dulu, bukankah tanpa tv kabel Anda masih bisa hidup dengan baik, tanpa kekurangan hiburan dan informasi.
Begitu juga dengan keanggotaan gym yang bisa Anda ganti dengan joging atau melakukan body workout di fasilitas umum. Bisa juga kurangi bujet pulsa bulanan untuk mendapatkan sisa uang di akhir bulan yang bisa disimpan untuk dana darurat.
Stop pengeluaran untuk hiburan
Kita semua butuh hiburan, namun seringkali biaya yang dikeluarkan untuk alokasi ini berlebihan. Untuk itu coba buat anggaran khusus untuk kebutuhan hiburan.