Ini Rute yang Dilayani Pelni Selama Lebaran

Kapal Pelni
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyatakan siap untuk melayani penumpang Lebaran 1437 Hijriah tahun ini. Selama angkutan Lebaran, PT Pelni akan menyiapkan 12 armada kapal tipe 2.000. Termasuk, dua kapal yang dapat mengangkut mobil, alat berat, sepeda motor, kontainer, dan orang. 

img_title Kemenhub: Pergerakan Penumpang Mudik Lebaran 2026 Tembus 10 Juta Orang, Naik 9,23 Persen

Kapal tipe 1.000 pax sembilan unit, Kapal tipe 500 ada tiga unit dan satu kapal Roro pada rute Surabaya-Labuan Bajo-Maropokot-Makasar dengan kapal Egon. Kapal Egon dapat mengangkut alat berat, truk, mobil sedang, sepeda motor, dan aneka barang pokok dan barang penting. Kapal Egon dialihkan rutenya mulai April, semula Semarang-Kumai dialihkan ke Surabaya-Labuan Bajo-Maropokot-Makasar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pengalihan rute ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tertinggal," kata Akhmad Sujadi Manager Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan PT Pelni, dalam keterangan tertulisnya, Kamis 2 Juni 2016.

img_title Diskon Tarif Angkutan Lebaran, Jalan Tol hingga WFA Bikin Ekonomi RI saat Lebaran Menggeliat

Ia menjelaskan pada tahun 2015 lalu penumpang dari Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar merupakan pelabuhan tersibuk karena lebih dari setengah perjalanan kapal singgah di pelabuhan di Sulawesi Selatan ini. 

"Bahkan, dari Makassar juga melayani penumpang terbanyak, tahun 2015 volume penumpang dari Makasar 67.384 penumpang, disusul Surabaya 60.546 penumpang dan Balikpapan 45.802 penumpang selama angkutan Lebaran 1436 H lalu," ujarnya.

img_title Kemenhub Catat Lonjakan Besar Mudik 2026: 6,2 Juta Orang Sudah Gunakan Transportasi Umum

Sujadi menambahkan, pada angkutan Lebaran 1437 H tahun 2016 ini diperkirakan Makassar masih menempati rangking pertama. Makassar mewakili Pulau Sulawesi, Balikpapan mewakili Pulau Kalimantan dan Surabaya mewakili Pulau Jawa dalam aktivitas tersibuk angkutan Lebaran. 

Sedangkan dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, menempati rangking kedelapan di bawah Jayapura, Baubau, Semarang, dan Ambon di rangking keempat. 

“Tanjung Priok yang dekat ibu kota, volumenya kalah dengan Surabaya, Makassar, bahkan kalah dengan Jayapura. Artinya, mudik dengan kapal laut dari ibu kota Jakarta, belum dominan dengan Kapal Laut dengan Kereta Api, bus, dan mobil pribadi,” tuturnya

Sedangkan trayek padat penumpang Kapal Pelni terdiri wilayah 1, meliputi Batam-Medan, Tanjung Priok-Kijang. Wilayah 1 akan dilayari 3 kapal, KM. Kelud Tanjung Priok-Batam-Tanjung Balai-Belawan. KM. Umsini dan KM. Sinabung yang akan melayari  Tanjung Priok-Batam-Kijang. 

Sedangkan Wilayah 2 meliputi; Semarang/Surabaya-Pontianak-Kumai-Sampit-Banjarmasin. Kapal ke wilayah 2 di antaranya; KM. Dorolonda, Labobar, Bukit Raya, Lawit, Awu, Binaiya, Kelimutu, Leuser dan Sirimau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, wilayah 3 terdiri; Bima, Labuan Bajo, Makasar, Pare-pare, Balikpapan, Tarakan dan Nunukan. Kapal ke wilayah ini terdiri; KM. Dorolonda, Labobar, Lambelu, Bukit Siguntang, Tilongkabila, Kelimutu dan KM. Wilis. 

Dan, wilayah 4 terdiri; Namlea, Ambon, Tual, Timika, Merauke, Sorong, Fak-fak, Manokwari, Serui, Biak, Wasior, Nabire dan Jaya Pura akan dilayani KM. Ciremai, Nggapulu, Dorolonda, Tatamailau, Sirimau dan Leuser. 
    
Pergerakan penumpang dari wilayah Kalimantan ke Jawa,  dari Jawa ke Sulawesi dan Batam-Medan masih dominan dibanding ke wilayah Indonesia Timur yang jaraknya lebih jauh. (asp)

Arus mudik Lebaran 2026 di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni

Kemenhub Sebut Inisiatif Sektor Transportasi Publik Indonesia Berhasil Raih Pengakuan Internasional

Kemenhub dinilai berhasil menyelenggarakan Program Angkutan Lebaran 2026, dengan menghadirkan layanan transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat di arus mudik.

img_title
VIVA.co.id
10 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut