Satelit BRI Akhirnya Terbang ke Orbit

Roket Ariane 5 yang membawa satelit BRIsat.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Ismar Patrizki

VIVA.co.id – Satelit milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) akhirnya meluncur ke orbit, Minggu 19 Juni 2016 pukul 04.39 WIB atau Sabtu 18 Juni 2016 pukul 17.30 WIB  waktu Kourou, French Guiana, Amerika Selatan.

img_title BRIN Jawab Kekhawatiran Kebocoran Data dalam Proyek Satelit Lampung-1

Satelit ini meluncur setelah ditunda selama satu hari. Dari laporan wartawan tvOne, cuaca di Kourou terpantau cerah tidak seperti kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satelit bernama BRIsat senilai Rp3,375 triliun itu diluncurkan dengan roket jenis Ariane 5 yang dilengkapi 2 pendorong (booster). Selain BRIsat, roket ini juga mengangkut satelit ECHOSTAR XVIII.

img_title Satelit Buatan Indonesia Bakal Diluncurkan di India pada 2027

BRIsat, merupakan satelit pertama di dunia yang dimiliki dan dioperasikan BRI. Hal ini dilakukan guna mendukung, sekaligus meningkatkan, layanan perbankan yang disediakan perseroan itu.

Sebelumnya, Direktur Utama BRI Asmawi Syam menjelaskan, setelah adanya satelit ini, BRI juga ingin memperluas digitalisasi di kantor BRI, sehingga BRI dapat melakukan video conference dengan seluruh kepala unit dan kepala cabang yang ada.

img_title UEA Kembangkan Satelit AI, Data Bisa Diproses Real Time dari Orbit

Setelah diluncurkan di French Guiana, BRISat akan langsung menuju orbitnya di atas langit Papua. Dibutuhkan waktu hingga 12 hari setelah peluncuran untuk memastikan BRISat berada pada orbitnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika satelit tersebut sampai pada orbitnya, kemudian dilakukan uji coba lagi, apakah sesuai dengan apa yang diharapkan. Setelah semuanya berjalan dengan lancar, baru dilakukan serah terima BRISat dari pihak Space System Loral (SSL) ke Bank BRI Agustus mendatang.

(mus)

Teknologi satelit Telkomsat.

Satelit Telkomsat Dioptimalkan Untuk 17 Titik Daerah Terdampak Gempa NTT

PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) mengoptimalkan penyediaan konektivitas berbasis satelit di 17 titik daerah yang terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

img_title
VIVA.co.id
18 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut