21-06-1963: Prancis Hengkang dari NATO

Bendera NATO.
Sumber :
  • www.breitbart.com

VIVA.co.id – Hari ini 53 tahun silam, Prancis, salah satu negara pendiri Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), memutuskan untuk keluar dari keanggotaan. Hal ini dibuktikan dengan ditariknya armada Angkatan Laut Prancis atas perintah Presiden Charles de Gaulle.

img_title 11-07-1945: Uni Soviet Serahkan Jerman Barat ke Inggris-AS

Melansir situs History, kebijakan ini sempat mengguncang NATO sekaligus membuktikan bahwa Prancis tidak ingin tunduk pada kebijakan soal penjualan alat utama sistem persenjataannya (alutsista).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, NATO dianggap berada di bawah ‘pengaruh’ Amerika Serikat. Hal ini juga berimbas ke kebijakan negara Barat soal kepemilikan dan penjualan senjata ke negara lain.

img_title 20-06-1963: Kala Perang Dingin, Uni Soviet-AS Bangun Hotline

De Gaulle berpendapat, campur tangan AS yang dalam terhadap NATO jelas akan melemahkan kekuatan Prancis serta akan membuat negeri itu tunduk pada dominasi Paman Sam.

Beberapa bulan sebelum memutuskan hengkang, AS telah mendesak NATO untuk menerima rencananya, di mana Armada AL Atlantik Utara akan dipersenjatai dengan rudal nuklir Polaris.

img_title 20-04-1978: Jet Tempur Soviet Paksa Maskapai Korea Mendarat

Kapal-kapal perang mereka akan memiliki awak yang terdiri dari beberapa personel dari berbagai negara NATO. Prancis menolak keras rencana ini.

Mereka beralasan bahwa berbagi informasi soal teknologi militer, khususnya nuklir, adalah "hal yang sensitif". Selain itu, Prancis mempertegas ingin mempertahankan kontrol mutlak atas kapal perangnya untuk melaksanakan program tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena belum ketemu kata sepakat, maka pemerintahan de Gaulle memutuskan untuk undur diri dari organisasi militer pesaing Pakta Warsawa itu.

Meskipun telah dibujuk oleh Presiden John F. Kennedy, namun sikap de Gaulle tetap pada pendiriannya. Jadilah Prancis, negara satu-satunya di Benua Biru, yang melenggang sendirian mengamankan kedaulatannya.

Presiden AS Harry S Truman, pencetus Marshall Plan.

09-01-1952: Pidato Presiden AS Bakar Semangat Lawan Komunis

Pada hari ini, tepat pada tahun 1952 silam.

img_title
VIVA.co.id
9 Januari 2018
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut