Kecam Pelaku Bom Solo, Jupe Sebut Teroris Tidak Punya Agama

Julia Perez
Sumber :
  • Instagram Julia Perez

VIVA.co.id – Pedangdut Julia Perez mengecam serangan bom yang terjadi di Madinah dan dua kota lainnya di Arab Saudi pada Senin, 4 Juli 2016 waktu setempat dan di Solo, Indonesia, Selasa, 5 Juli 2016. Kepada VIVA.id, Jupe, begitu ia biasa disapa, dengan tegas mengutuk serangan bom tersebut.

img_title Fakta-fakta Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Jagakarsa

"Humanity kita sebagai manusia terenyuh banget. Ini bukan masalah satu hari jelang Lebaran, atau dua atau tiga hari sebelum Lebaran bom itu terjadi. Ini masalah manusiawi. Mana rasa kemanusiaannya," tegas Jupe, Selasa, 5 Juli 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia melanjutkan, serangan-serangan teroris tersebut benar-benar tak bisa ditoleransi. Menurutnya, teroris adalah orang tak beragama yang hanya ingin menciptakan propaganda.

img_title Guru Ungkap Detik-detik Teror Bom Bikin Siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Panik: Diminta Tetap di Lapangan

"Ini ada beberapa kelompok yang mau mempropaganda umat. Teroris itu tidak punya agama. Setelah Madinah, lihat sekarang Solo. Ini sudah enggak bisa ditoleransi," ujarnya geram.

Wanita berusia 35 tahun itu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk terus maju, tak peduli apapun yang tengah melanda negara ini.

img_title Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Saat Hari Pertama MPLS, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

"Jangan pernah takut, Allah selalu bersama kita. Saya yakin cepat atau lambat ini semua akan berakhir. Ini bukan masalah tugas pemerintah semata, tapi seluruh masyarakat Indonesia," kata Jupe.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut pelantun lagu Aku Rapopo itu, rasa takut yang dirasakan orang-orang adalah tujuan pada teroris. Mereka meneror masyarakat untuk menciptakan rasa takut. Ia pun meminta masyarakat, tak peduli apapun agamanya, untuk bersatu melawan aksi terorisme.

"Bom itu menjadikan kita takut. Kita manusia, harus saling bersatu. Apapun agamanya. Dibalik ini semua, teroris ingin menghancurkan negara dan agama. Ini hanya oknum yang tak memiliki perasaan," kata Jupe.

Polisi berjaga di lokasi terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan

Wamendikdasmen Kutuk Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Minta MPLS Dihentikan Sementara

Selain itu, ia meminta meminta SDN Srengseng Sawah 15 Pagi menghentikan sementara pelaksanaan MPLS hingga ada kepastian bahwa kondisi sekolah benar-benar aman.

img_title
VIVA.co.id
13 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut