Salah Satu Misteri Terbesar Injil Segera Terungkap

Kerangka manusia.
Sumber :
  • REUTERS/Amir Cohen

VIVA.co.id – Gabungan tim arkeolog telah menemukan temuan signifikan. Temuan 200 kerangka dalam pemakaman orang Filistin di Ashkelon National Park, Israel bagian selatan, diyakini akan membongkar salah satu misteri terdalam dan paling penting dalam Injil.

img_title Ngeri, Kejanggalan Bermunculan Setelah Otak Atik Fosil Mengerikan Ini

Tim peneliti tersebut terdiri dari ahli arkeologi Harvard University Amerika Serikat, Boston College Amerika Serikat, Wheaton College Amerika Serikat dan Troy University Amerika Serikat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari Independent, Senin 11 Juli 2016, dalam Injil orang Filistin digambarkan sebagai musuh utama bangsa Israel kuno. Orang Filistin disebutkan sebagai orang asing yang bermigrasi dari daratan mereka ke bagian barat Filistia dan menetap di lima kota utama Filistia. Pada era modern saat ini, Filistia merupakan Israel wilayah selatan dan sebagian di Jalur Gaza.

img_title Geger Fosil Tanda Akhir Zaman Ditemukan

Selama ini, kata Filistin cenderung diarahkan untuk menyebutkan orang yang tak punya budaya. Orang Filistin diyakini sebagai komunitas yang tidak punya pengetahuan yang cukup mengenai seni dan budaya.

Figur paling terkenal dari orang Filistin yaitu Goliath. Dia merupakan prajurit andalan yang dibunuh oleh raja muda David. Warisan orang Filistin kini terpadu dalam nama Palestina, sebuah istilah Romawi yang diberikan untuk wilayah tersebut pada abad kedua.  

img_title Geger Penemuan Fosil Gading Gajah di Sragen, Umurnya Diperkirakaran 800 Tahun

Namun kini, temuan tim arkeolog tersebut membantah keyakinan tersebut. Dari sisa kerangka dalam penggalian menunjukkan, adanya pemakaman yang menghargai budaya di masa lalu. Dalam penggalian pemakaman, peneliti menemukan kandungan minyak wangi. Beberapa mayat masih memakai gelang dan anting-anting. Sedangkan kerangka lainnya dikubur dengan senjatanya.

Tim arkeolog juga menemukan adanya beberapa perlakuan kremasi, yang masih tergolong langka dan mahal untuk periode masa tersebut. Selain itu, peneliti juga menemukan adanya beberapa kendi besar yang berisi tulang bayi.

Peneliti yang memimpin misi penggalian tersebut, Lawrence Stager mengatakan, temuan itu bisa membuka mata tentang budaya yang dijalani orang Filistin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Orang Filistin telah memiliki tekanan buruk, dan temuan ini akan menghilangkan banyak mitos," ujar dia.

Peneliti mengatakan, misi penggalian kerangka orang Filistin sejatinya sudah dilangsungkan sejak 1985 dalam misi yang bertajuk Leon Leavy Expedition. Meski sudah tiga dekade dijalani, peneliti tak patah arang. Tiga tahun sebelum pengumuman temuan pada akhir pekan lalu, sebenarnya peneliti sudah menemukan tanda-tanda menarik dalam temuan tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut