Tax Amnesty Diklaim Tak Lambungkan Harga Properti

Ilustrasi pembangunan properti.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy mengklaim pemberlakuan pengampunan pajak, atau tax amnesty yang akan mulai diterapkan pada 18 Juli 2016, tidak akan melambungkan harga properti.

img_title Purbaya: Perlindungan Hukum ke Investor Patriot & Merah Putih Bond Beda dengan Tax Amnesty

"Harga properti menurut saya masih stabil. Artinya, kalau nanti masuk dana repatriasi (dari tax amnesty) di bidang properti, saya kira tidak akan serta merta naikkan harga properti," katanya di Jakarta, Rabu 13 Juli 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia berdalih, kebanyakan dana repatriasi hanya masuk di kota-kota besar. Namun, pengembang membutuhkan dana repatriasi untuk mengembangkan lebih banyak properti, terutama di daerah-daerah, karena permintaan tinggi di sana.

img_title Purbaya Minta WNI Pemilik Harta di Luar Negeri Pulangkan Asetnya dalam 6 Bulan, Ini Konsekuensinya

"Di Indonesia ini, di daerah-daerah kan banyak yang membutuhkan properti. Dengan otomatis masuknya ini (dana repatriasi) akan membantu para pengembang untuk mengembangkan proyek yang lebih banyak lagi, tidak hanya di kota besar, tetapi juga di daerah-daerah," katanya.

Menurutnya, REI tidak menyiapkan sektor khusus untuk menerima dana repatriasi tax amnesty, karena properti di Indonesia dirasanya sudah berkembang dengan baik. Hampir semua proyek-proyeknya sudah digarap dan direalisasi.

img_title Tak Berniat Jalankan Lagi Tax Amnesty, Purbaya: Kecuali Ada Perintah dari Presiden

Dia memprediksi, sebagian dari wajib pajak (WP) akan melakukan investasi, karena investasi adalah hal yang positif. Apalagi, pihaknya memerlukan investor.

"Kita juga membutuhkan orang yang berinvestasi di properti. Sehingga, ada sebagian orang yang memang dibutuhkan," tuturnya. (asp)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya: Selama Saya Jadi Menteri Keuangan Tak Ada Tax Amnesty

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan selama pihaknya menjadi Menteri maka tidak akan ada tax amnesty atau pengampunan pajak dan lebih memilih merapikan tax collection

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut