Dirjen Pajak Siap Pasang Badan Hadapi Penggugat Tax Amnesty

Presiden Jokowi saat pencanangan program pengampunan pajak
Sumber :
  • Kris - Biro Pers Setpres

VIVA.co.id – Undang-undang Tax Amnesty, atau pengampunan pajak resmi digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Yayasan Keadilan dan Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia hari ini, Rabu 13 Juli 2016. UU Tax Amnesty dinilai melakukan pelanggaran secara konstitusional.

img_title Purbaya: Perlindungan Hukum ke Investor Patriot & Merah Putih Bond Beda dengan Tax Amnesty

Menanggapi itu, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Ken Dwijugiasteadi menyatakan, pihaknya siap pasang badan untuk menghadapi gugatan yang dilayangkan. Tak hanya itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro pun disebut siap meladeni gugatan itu jika dipanggil oleh MK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya dan pak menteri keuangan akan bersedia datang ke MK, jika memang dipanggil," kata Ken usai rapat panja antara pemerintah dengan DPR, di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Rabu 13 Juli 2016.

img_title Purbaya Minta WNI Pemilik Harta di Luar Negeri Pulangkan Asetnya dalam 6 Bulan, Ini Konsekuensinya

Ken mengatakan bahwa posisi tax amnesty saat ini sudah kokoh dan sudah berstatus sebagai undang-undang yang sah. UU tersebut, juga telah disepakati dalam sidang paripurna DPR RI.

"Undang-undang itu kan, bentuk kedaulatan bangsa. Jadi, kita enggak mungkin mundur," kata dia.

img_title Tak Berniat Jalankan Lagi Tax Amnesty, Purbaya: Kecuali Ada Perintah dari Presiden

Ia mengklaim bahwa Undang-undang Tax Amnesty adalah untuk kemajuan bangsa. Bukan sebagai karpet merah orang-orang berdasi. "UU ini, bukan untuk kepentingan segelintir kelompok, tetapi untuk bangsa," tuturnya. (asp)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya: Selama Saya Jadi Menteri Keuangan Tak Ada Tax Amnesty

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan selama pihaknya menjadi Menteri maka tidak akan ada tax amnesty atau pengampunan pajak dan lebih memilih merapikan tax collection

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut