UU Tax Amnesty Bisa Dijalankan Pekan Depan

Kantor pusat Dirjen Pajak Kementerian Keuangan.
Sumber :
  • REUTERS/Iqro Rinaldi

VIVA.co.id –  Pemerintah menyampaikan, peraturan pelaksanaan Undang-undang pengampunan pajak atau tax amnesty yang saat ini tengah digugat di Mahkamah Konstitusi sudah bisa di jalankan pada pekan depan karena sudah dalam tahap finalisasi.

img_title Purbaya: Perlindungan Hukum ke Investor Patriot & Merah Putih Bond Beda dengan Tax Amnesty

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto menyatakan, peraturan pelaksanaan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) masuk dalam finalisasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan diperkirakan akan selesai nanti malam atau besok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi jangan ragu mulai hari Senin menerima wajib pajak, pendaftaran, deklarasi, dan membayar uang tebusan," kata dia di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Kamis, 14 Juli 2016.

img_title Purbaya Minta WNI Pemilik Harta di Luar Negeri Pulangkan Asetnya dalam 6 Bulan, Ini Konsekuensinya

Hadiyanto mengaku pihaknya tak khawatir jika Undang-undang Tax Amnesty bakal dibatalkan, sebab menurutnya, kebijakan tax amnesty menerapkan prinsip keadilan yang berlaku bagi setiap wajib pajak.

Bahkan Hadiyanto menilai, penyusunan undang-undang tersebut dilakukan secara legal. Artinya, penyusunan Undang-undang Tax Amnesty sama dengan penyusunan undang-undang lainnya.

img_title Tak Berniat Jalankan Lagi Tax Amnesty, Purbaya: Kecuali Ada Perintah dari Presiden

"Kami optimistis. Gugatan berkaitan Kemenkeu hampir seluruhnya menang karena punya keyakinan proses subtansinya sangat baik," ujarnya.

Selain itu, kata Hadiyanto, Undang-undang Tax Amnesty memberikan kepastian bagi para peserta wajib pajak. "Pasal-pasal dalam tax amnesty sangat memberikan kepastian hukum wajib pajak dan fiskus. Memberikan keadilan semua orang," tuturnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya: Selama Saya Jadi Menteri Keuangan Tak Ada Tax Amnesty

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan selama pihaknya menjadi Menteri maka tidak akan ada tax amnesty atau pengampunan pajak dan lebih memilih merapikan tax collection

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut