Model Cantik Ini Tutupi Wajah Belang dengan Make-up
- Instagram, breannerice
"Butuh waktu 45 menit untuk menutupi wajah saya dengan make-up setiap pagi."
"Saya takut untuk memberitahu orang bagaimana penampilan wajah saya yang sesungguhnya. Di titik tertentu, saya mulai percaya diri, dan merasa ada tekanan untuk tampil apa adanya tanpa harus terlihat sempurna," katanya lagi.
Kini, Brenane pun mengaku tak malu lagi dengan tampilan wajah apa adanya. Dia bahkan kini belajar menjadi diri sendiri. "Aku tahu kalau aku tidak sempurna, dan aku menggunakan ini untuk memberdayakan perempuan lainnya."
"Kita semua memiliki kecemasan, kita membandingkan diri kita dengan orang lain, tetapi kita perlu untuk mencintai kulit kita."
Breanne pun menceritakan, awalnya, dia melihat kondisi kulit wajahnya mulai berubah saat bercak warna putih di bawah satu mata terlihat pada tahun 2004 lalu. Tapi dia belum sadar jika saat itu, ia menderita vitiligo.
Dari hari ke hati, bercak putih pucat di wajahnya semakin melebar ke pipinya. Breanne, yang kini bekerja sebagai terapis gizi, lalu percaya bahwa vitiligo timbul karena ia memiliki alergi. Vitiligo dianggap kondisi autoimun.
Jadi awalnya, dia mulai mengalami masalah pencernaan. Sempat merasa sakit luar biasa setiap habis makan. Khawatir dengan kondisi itu, dia pergi ke dokter untuk mencari bantuan.
"Tapi mereka tidak dapat menemukan sesuatu yang salah denganku," katanya. "Mereka tidak tahu, apa yang terjadi dengan tubuh saya."
Berikutnya, Breanne mengunjungi seorang dokter naturopati, yang memintanya menjalani serangkaian. Dan hasil tes menunjukkan dia menderita alergi terhadap gluten, susu, telur, protein tertentu, kacang tanah, almond dan biji wijen.
Kemudian, Breanne pun resmi didiagnosis dengan vitiligo, yang dianggap sebagai kondisi autoimun--jenis gangguan dimana sel-sel kekebalan tubuh menyerang sistem tubuh yang sehat.
Breanne pun diberitahu, bahwa beberapa jenis makanan menciptakan saluran peradangan kronis di pencernaannya. Sejak saat itu, dia merombak pola dietnya.
"Aku harus makan yang benar dan sekarang aku makan banyak sayuran segar dan makanan organik."
"Aku akan tetap jalani diet baruku. Karena diet yang salah bisa memicu kerusakan kulitku."