Asteroid Bennu Bisa Tabrak Bumi, Tapi Tak Berbahaya

Ilustrasi asteroid dekati Bumi.
Sumber :
  • Reuters/NASA/JPL-Caltech/Handout

VIVA.co.id - Kabar asteroid Bennu, yang dikhawatirkan bisa menabrak Bumi, langsung menjadi perbincangan hangat di masyarakat dan kalangan peneliti. Tak ayal, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengirimkan pesawat antariksa Originis Spectral Interpretation Resources Identification, Security, Regolith Explorer (Osiris-REx) untuk meneliti dan mengumpulkan sampel dari asteroid tersebut.

Dengan ukuran yang cukup lebar itu mencapai 491 meter, asteroid Bennu bisa saja mengancam orang-orang yang ada di Bumi. Mengenai dugaan tersebut, peneliti pun terus mencari fakta kebenaran Bennu akan menabrak Bumi pada akhir abad ke-22.

Sebagaimana dilansir dari Tech Times, Kamis 4 Agustus 2016, potensi asteroid Bennu menghantam Bumi akurasinya hanya sekitar 0,037 persen. Bahkan, bila batuan antariksa memang benar mendekat Bumi, tapi menurut kalkulasi ilmuwan, Bennu dan sangat kecil kemungkinan akan mengancam Bumi.

img_title Apple dan Google Tunduk sama Donald Trump, Ganti nama Danau Ontario jadi Amerika

"Kita tidak berbicara tentang sebuah asteroid yang bisa menghancurkan Bumi, kita tidak berada di dekat semacam energi yang dampaknya cukup luar biasa," ujar peneliti utama Osiris-REx, Dane Lauretta dari Lunar and Planetary Laboratory di University of Arizona, Amerika Serikat.

Sejak ditemukan pada 1999, peneliti mulanya mengklasifikasikan Bennu sebagai asteroid berbahaya. Penamaan Bennu berasal dari mitologi Mesir.

Bennu merupakan satu dari sekian banyak benda luar angkasa yang masuk dalam kategori obyek dekat Bumi. Setidaknya, Bennu melintasi orbit Bumi setiap enam tahun sekali dan pada 2135 menjadi titik perkiraan Bennu akan menabrak bumi.

"Ketidakpastian kami akan menghilang, sehingga memungkinkan kita untuk terus menghitung ulang kembali kemungkinan dampak yang terjadi nantinya," jelas Lauretta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(ren)

img_title 'West Point' Antariksa Dibentuk, Donald Trump: Lumpuhkan China, Kuasai Luar Angkasa
Tampilan foto udara erupsi Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.

Erupsi Anak Krakatau Terekam NASA, Begini Penampakan dari Angkasa

Lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA ikut menyoroti aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Baru-baru ini NASA juga merilis penampakan erupsi Anak Krakatau

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut