Mendag Enggar Tak Takut Anggaran 'Disunat'

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (tengah)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf
VIVA.co.id
img_title Sri Mulyani Kasih Sinyal Efisiensi Anggaran Lanjut di APBN 2026
- Pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan kembali memangkas pos belanja kementerian/lembaga dalam anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan 2016. Tak tanggung-tanggung, Rp138,8 triliun akan dipotong oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani demi defisit anggaran tetap terjaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title KY Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran dari Pemerintah: Sejumlah Laporan Potensi Mandek

Meski demikian masih belum jelas berapa nilai anggaran yang akan dipangkas di tiap kementerian/lembaga.
img_title Dewan Pers Efisiensi Anggaran Rp19,8 Miliar, Uji Kompetensi Wartawan Terganggu


Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita menegaskan, kabar pemangkasan anggaran yang akan dilakukan Menkeu Sri Mulyani sama sekali tak membuat instansinya khawatir. Bahkan, Enggar menjamin pemotongan anggaran tidak akan menganggu program-program Kemendag.

“Kemendag tidak takut, karena kami jumlah (anggaran) juga tidak besar. Jadi tidak ada skema lain, karena tidak ada kekhawatiran (memengaruhi program),” jelas Enggar saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jakarta, Kamis 4 Agustus 2016.

Meski begitu, mantan ketua umum real estate Indonesia ini mengaku belum mengetahui berapa besar anggaran Kemendag yang akan dipotong oleh Menkeu Sri Mulyani. “Tapi ada hal-hal yang dianggap tidak berkaitan, dan masih bisa ditunda, potong saja. Itu self blocking, artinya kami sendiri yang akan evaluasi,” jelasnya.

Menurut Enggar, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pemangkasan anggaran memang mutlak harus dilakukan, demi menjaga fiskal negara yang lebih kredibel. Sehingga, nantinya bisa memiliki implikasi yang juga berkelanjutan bagi perekonomian bangsa.

“Kita tetap lakukan efisiensi, tetapi dengan perhatian untuk belanja modal dan belanja barang yang memberikan dampak di pertumbuhan, dan mengatasi kemiskinan. Itu yang tetap dipertahankan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA



Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta

Rapat Paripurna DPRD DKI Memanas, Anggota Interupsi hingga Walk Out

Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta dengan agenda penyampaian dan penandatanganan Ranperda tentang APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026 berlangsung panas hingga walk out.

img_title
VIVA.co.id
12 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut