Alice Through the Looking Glass, Menguak Masa Lalu Hatter
Jumat, 5 Agustus 2016 - 18:48 WIB
Sumber :
Alice pun menyadari perkataan Time yang mengajarkan bahwa apa yang sudah terjadi tidak bisa diubah, tapi setidaknya kita bisa mengambil makna dari setiap kejadian.
Baca Juga
Dalam perjalanan melintas waktu tersebut, Alice juga menyadari rahasia keluarga Hatter yang selama ini belum terungkap.
"Hatter hampir sekarat di atas kesedihannya, hampir menghilang di hadapan mata. Dia berusaha memecahkan misteri keberadaan keluarganya, apakah masih hidup atau tidak. Hal ini menjadi menarik karena anda bisa mengerti alasan di balik kegilaannya," kata Johnny Depp dalam rilis yang diterima media.
Fitra Rifai, Head of Studio Marketing The Walt Disney Company Indonesia mengatakan, "Alice Through The Looking Glass akan menawarkan kisah baru yang menarik dengan karakter yang tak terlupakan dan sekali lagi membawa penonton menuju imajinasi yang unik dan penuh warna."
Secara keseluruhan film ini memiliki makna mendalam yang bisa dipetik sebagai pelajaran. Dengan visualisasi Wonderland yang begitu menakjubkan, film berdurasi 112 menit ini akan terasa cepat berlalu.
Namun Marija Loncarevic, kritikus film lewat Rotten Tomatoes ini berpendapat, ide cerita yang membawa kembali Alice ke Wonderland itu mengecewakan. Meski film ini punya usaha yang baik, namun gagal membuat kesan yang mendalam dan abadi.
Will Leitch dari The New Republic mengatakan di samping semua kekurangannya, film ini adalah film anak yang murni dan cocok untuk mengisi waktu keluarga.
Lalu, berhasilkah Alice menyelamatkan dunia akibat kesalahannya mencuri Chronosphere? Apakah White Queen dan Red Queen bisa berdamai dan apakah keluarga Hatter benar-benar masih hidup seperti yang dipercayainya?
Temukan jawabannya mulai 16 Agustus 2016 di berbagai bioskop Indonesia.
5 Alasan Jangan Lewatkan Alice Through the Looking Glass
Sejak tayang 5 Agustus 2016, banyak komentar negatif tentang film ini.
VIVA.co.id
29 Agustus 2016