Hasil Serapan Tiap K/L, Tentukan Jumlah Pemangkasan Anggaran

Darmin Nasution.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memastikan seluruh anggaran kementerian dan lembaga (K/L) akan dipangkas dengan jumlah total sebesar Rp65 triliun. Pemangkasan dilakukan berdasarkan realisasi penyerapan anggaran di masing-masing kementerian. 

img_title Sri Mulyani Kasih Sinyal Efisiensi Anggaran Lanjut di APBN 2026

"Kalau semuanya iya, tetapi ada standarnyalah, ada kriterianya. Jadi, tentu prinsipnya, misalnya kalau kontrak sudah jalan, ya enggak. Tapi kalau program bukan prioritas itu bisa, otomatis, juga bisa sisa dana lelang, itu banyak penghematan, setelah lelang itu masih banyak kan yang bisa dihemat," kata Darmin di kantornya, Jumat, 12 Agustus 2016. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Darmin mengatakan, tujuan dari penghematan ini adalah demi pengendalian Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016, yang dijaga agar defisit tidak melebar. Kemudian, penghematan ini diharapkan tidak akan mengganggu aktivitas ekonomi.

img_title KY Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran dari Pemerintah: Sejumlah Laporan Potensi Mandek

"Kalau program bantuan sosial itu juga tidak diganggu sama sekali, apakah Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial), program keluarga harapan itu semuanya tidak diganggu" kata Darmin. 

Darmin mengakui, enggan menguraikan secara rinci anggaran kementerian yang dipangkas meski sudah disepakati oleh pemerintah. Namun, secara resmi keputusannya akan disampaikan dalam satu, atau dua hari ke depan. 

img_title Dewan Pers Efisiensi Anggaran Rp19,8 Miliar, Uji Kompetensi Wartawan Terganggu

"Kita sudah lihat dengan sangat detail masing-masing kontrak, realisasinya (kementerian) sudah berapa, kontraknya yang sudah diteken apa saja, berapa banyak, itu sudah detail," kata mantan Gubernur Bank Indonesia itu. (asp)

Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta

Rapat Paripurna DPRD DKI Memanas, Anggota Interupsi hingga Walk Out

Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta dengan agenda penyampaian dan penandatanganan Ranperda tentang APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026 berlangsung panas hingga walk out.

img_title
VIVA.co.id
12 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut