DPR Desak Pemerintah Bentuk BPKH Kelola Keuangan Haji

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah.
Sumber :

VIVA.co.id – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Malik Haramain mendesak pemerintah untuk membentuk Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk mengelola keuangan haji, yang jumlahnya mencapai Rp80 triliun. Sebagai cikal bakal Tabungan Haji Indonesia seperti di Malaysia.

img_title Soal Permintaan Hadirkan Jokowi di Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Bilang Begini

“Kalaupun akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur pun juga harus ada PP (peraturan pemerintah) -nya. Sampai sekarang PP-nya belum ada dan perintah UU-nya adalah membentuk badan dulu. Jadi, silakan pemerintah membentuk pengelola keuangan haji dulu,” kata Fahri Hamzah pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Senin 22 Agustus 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pembentukan pengelola keuangan tersebut kata Fahri, maka penggunaan dana haji itu tak akan menuai kontroversi.

img_title KPK Hadirkan Eks Menpora Dito Ariotedjo di Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji Besok

Hal lain yang baru kata Malik Haramain transaksi keuangan Rupiah ke Real tidak tergantung fluktuasi Dollar AS, tapi dari Rupiah langsung ke Real. Uang saku jamaah haji tetap 1500 real atau Rp5 jutaan, @real= Rp3750,-.

“Bus transportasi yang digunakan maksimal tahun 2007, agar tidak mengalami masalah di tengah perjalanan. Seperti mogok, tidak ada AC-nya dan sebagainya,” kata politisi PKB ini.

img_title Muhadjir Effendy Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

Selain itu manasik haji harus dilakukan sebanyak 10 kali dari sebelumnya 8 kali, khususnya untuk daerah terpencil. Sebab, ibadah haji itu ibadah fisik. Juga makan yang sebelumnya dua kali, kini harus tiga kali, petugas haji dari TNI/Polri bertambah menjadi 75 orang dari sebelumnya 45 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hal ini untuk memberikan jaminan keamanan untuk jamaah haji sendiri,” kata Malik.

Menurut Malik, DPR dan pemerintah diharapkan memberikan pelayanan haji yang maksimal dan menggunakan dana haji secara optimal. Baik dana jamaah haji, APBN, dan optimalisasi dana haji. “Kita harapkan ke depan lebih baik,” ujarnya.  (webtorial)

Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas

Sidang Kasus Kuota Haji Masih Bergulir, FJN Ajukan Amicus Curiae untuk Eks Menag Yaqut ke PN Jakpus

Forum Jakarta Nahdliyin menyerahkan amicus curiae untuk Gus Yaqut ke PN Jakarta Pusat. FJN berharap analisis tersebut menjadi pertimbangan hakim dalam kasus kuota haji.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut