Cara Kementerian ESDM Siasati Dominasi Pekerja Asing

Dirjen Minerba, Bambang Gatot Ariyono.
Sumber :
  • Raudhatul Z/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bambang Gatot Ariyono mengatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi persaingan tenaga kerja domestik dengan tenaga kerja asing khususnya di sektor pertambangan.

img_title Terobosan Baru, VKTR Hadirkan EV Mining Truck untuk Industri Pertambangan Ramah Lingkungan

Menurutnya, antisipasi itu salah satunya penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di sektor pertambangan. Adanya SKKNI pun dirasa mampu mendorong peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) di sektor pertambangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada 2015-2019, kita menekankan pembangunan sumber daya manusia. Ini tugas kita semua untuk membuat standar nasional untuk filter sekaligus mendukung tenaga kerja Indonesia," ujarnya di Jakarta, Selasa, 23 Agustus 2016.

img_title ExxonMobil Pede Produk Ini Bisa Kurangi Biaya Pemeliharaan Alat Tambang

Menurut Bambang, standar kompetensi ini diharapkan bisa dimiliki oleh 8,9 juta tenaga kerja di sektor pertambangan. Dengan demikian, para pekerja mampu bersaing di negara lain.

"SKKNI ini sasaran untuk meningkatkan kompetensi agar mereka dapat bekerja di ASEAN," ujarnya menambahkan.

img_title Dari Indonesia untuk Dunia, MIND ID, Holding Industri Tambang Mainkan Peran Inti Hilirisasi

Selain itu, Bambang mengatakan, tidak hanya di sektor SDM saja, tetapi juga dari peningkatan kualitas lembaganya, baik lembaga pendidikan, pelatihan dan sertifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun yang paling penting adalah meningkatkan partisipasi pemangku kepentingan dalam menyusun dan menjalankan suatu kebijakan."

(mus) 

Ilustrasi Masa Depan Indusrti Pertambangan di Tengah Perkembangan AI

Ditanya soal Masa Depan Industri Pertambangan, Dany Singgung Teknologi dan Data

Era digitalisasi sangat berdampak ke masa depan berbagai sektor, satu di antaranya, sektor industri pertambangan. Di mana saat ini, artificial intelligence (AI)

img_title
VIVA.co.id
12 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut