Ancol Terbitkan Surat Utang Senilai Rp300 Miliar

Logo Ancol Taman Impian
Sumber :

VIVA.co.id – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, menawarkan obligasi berkelanjutan I Tahap I berkupon di kisaran 8,1-8,7 persen untuk target indikatif Rp300 miliar, dari total rencana penerbitan mencapai Rp1 triliun.

img_title IHSG Anjlok serta Dibayangi Koreksi, Bursa Asia-Pasifik dan Wall Street Kompak Menguat

"Obligasi sebesar Rp300 miliar ini terdiri dari dua tenor, yakni tenor tiga tahun berkupon 8,1-8,6 persen dan tenor lima tahun dengan kupon di kisaran 8,2-8,7 persen," kata Direktur Jaya Ancol Daniel Nainggolan di Jakarta, Kamis 25 Agustus 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daniel mengungkapkan, penerbitan obligasi ini untuk mendukung bisnis utama Jaya Ancol, yakni rekreasi dan properti. "Sebesar 60 persen dana hasil penerbitan obligasi untuk rekreasi, sedangkan sisanya untuk pengembangan properti," ujarnya.

img_title Utang Obligasi BLBI Tangani Krisis 1998 yang Dilunasi Pemerintah Sebesar Rp 218,3 Triliun

Seperti diketahui, bisnis rekreasi Jaya Ancol meliputi wahana Dunia Fantasi, kawasan pantai, Seaworld Ancol, Ocean Dream Samudra, Atlantis, Water Adventure, dan Pasar Seni.

Adapun sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi berperingkat idAA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) ini, yakni PT Mandiri Sekuritas dan PT Indo Premier Securities. Masa penawaran awal obligasi tahap pertama ini pada 25 Agustus-8 September 2016.

img_title Imbau Pemda Siapkan Mitigasi Risiko Obligasi, Purbaya Sebut Biar Tak Ganggu Ekonomi Nasional

"Kalau penerbitan obligasi berkelanjutan yang masih Rp700 miliar, kami masih melihat kembali pada kebutuhan di 2017," tuturnya. (asp)

Menteri Transmigrasi (Mentrans), Iftitah Sulaiman Suryanagara

Tak Ingin Bergantung pada APBN, Mentrans Iftitah Pertimbangkan Pembiayaan Kawasan Transmigrasi Lewat Obligasi

Mentrans Iftitah Sulaiman pertimbangkan skema obligasi dalam revisi UU Ketransmigrasian agar pengembangan kawasan jangka panjang tidak bergantung pada APBN.

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut