Kebutuhan Rumah Tumbuh 3,2 Juta per Tahun

Rumah Murah Kemenpera
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Maurin Sitorus, mengungkapkan kebutuhan rumah khususnya di perkotaan semakin meningkat karena perpindahan penduduk dari desa ke kota yang semakin tinggi. Ada sekitar 3,2 juta orang per tahun melakukan urbanisasi.

img_title Dorong Akses Hunian Layak, bank bjb Ikut Sosialisasi Kredit Program Perumahan di Kabupaten Bogor

Artinya kebutuhan rumah pun tumbuh sekitar 3,2 juta per tahun. Namun, perlu diketahui pergerakan pertumbuhan ketersediaan rumah tidak secepat pertumbuhan penduduk di wilayah kota. Sehingga, angka ketimpangan antara kebutuhan rumah dengan ketersediaan (backlog) semakin meningkat di kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Backlog dan kebutuhan tiap tahun ini mencerminkan tantangan yang kita hadapi, bagaimana kita menghadapi masalah perumahan," kata Maurin dalam kegiatan diskusi media di Hotel Ambhara Jakarta pada Senin, 29 Agustus 2016.

img_title Aset Rampasan BLBI Bakal Dijadikan Rusun Subsidi di Wilayah Perkotaan

Ia mengakui bahwa penyediaan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) adalah tanggung jawab pemerintah yang diamanatkan UU Dasar 1945. Namun, ia mengungkapkan permasalahan tersebut tidak dapat hanya diupayakan oleh pihak pemerintah, karena butuh kerja sama baik dari pengembang non-pemerintahan (swasta), kelompok berpenghasilan tinggi, dan masyarakat itu sendiri.

Oleh karena itu diperlukan subsidi silang, yaitu  kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi memiliki tanggung jawab untuk membantu kelompok berpenghasilan rendah dengan program hunian berimbang.

img_title Maruarar Sirait Minta KPK Berikan Tanah Bekas Koruptor Dibangun jadi Perumahan Rakyat

Diungkapkannya, penduduk Indonesia diklasifikasikan terdiri dari 20 persen kelompok elit dan 40 persen kelompok MBR yang memiliki daya beli terbatas.

“Pemerintah tidak membantu kelompok masyarakat 20 persen paling atas, justru kelompok tersebut memiliki kepatutan membantu kelompok MBR dengan program hunian berimbang,” ucapnya.

Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo

Marak Penyelewengan, Hashim Minta Mutu Perumahan Rakyat Dijaga: Jangan Sampai Rakyat Kecewa!

Ketua Satgas Perumahan Rakyat, Hashim Djojohadikusumo mengeluarkan peringatan keras terkait proyek perumahan rakyat. Dia meminta mutu perumahan dijaga.

img_title
VIVA.co.id
16 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut