Pemerintah Diminta Pajaki Uber, GrabCar
Senin, 29 Agustus 2016 - 19:42 WIB
Sumber :
- VIVA.co.id/Muhamad Solihin
Selama ini, pelaku e-commerce seolah mengakali aturan. Mereka membuat kantor formalitas tanpa menjalankan aktivitas. Artinya, subjek pajak tidak bisa ditarik karena mereka hanya menjalankan service untuk kantor di luar negeri.
Baca Juga
Prastowo mengatakan, pemerintah harus segera ambil langkah tegas apapun ini. Di sini pemerintah yang memiliki andil besar, sambil menyelesaikan semua regulasi terkait aplikasi online.
Saat ini tiga pemain besar angkutan berbasis aplikasi yaitu Uber, GrabCar dan Gocar. Ketiganya merupakan platform, tidak memiliki armada sendiri.
Mobil Sopir Taksi Online di Pamulang Dibawa Kabur, Pelaku Pura-pura Bayar dan Tusuk Korban Pakai Pisau Dapur
Dirkrimum Kombes Pol Imron Ermawan mengatakan modus operandi tersangka, yakni menggunakan akun taksi online untuk memesan kendaraan dengan metode pembayaran tunai.
VIVA.co.id
14 Oktober 2026