Sekolah Parlemen untuk Tingkatkan Kualitas Anggota DPR

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (PAN) memimpin rapat
Sumber :
  • Antara/ Yudhi Mahatma

VIVA.co.id – Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menegaskan, sekolah parlemen masih dalam tahap kajian perihal mekanismenya dan anggarannya.

Demokrat: Jika RUU HIP Bertujuan Mulia, Enggak Mungkin Rakyat Bereaksi

Namun, ia melihat sekolah parlemen merupakan niat baik untuk meningkatkan kualitas anggota DPR.

"Tinggal efektivitas fungsi dewan saja. Jangan diasumsikan seolah harus belajar, ada ulangan, ada tes. Ini hanya matrikulasi terhadal proses politik kedewanan yang ada di negara ini," kata Taufik di Komplek Parlemen, Rabu 31 Agustus 2016.

Tidak Virtual DPR Rapat dengan Menhan Prabowo dan Panglima TNI

Lebih lanjut dijelaskan, kalau sekolah parlemen bukanlah suatu kewajiban anggota DPR untuk mengikuti. Hanya saja, dalam prakteknya, sekolah parlemen akan menjadi sarana latihan yang lebih optimal dalam menerapkan tiga fungsi yaitu, legislasi, budgeting, dan pengawasan.

"Mungkin bahasanya saja, sekolah parlemen kayak belajar, butuh biaya, butuh gedung. Ini hanya proses optimalisasi fungsi. Ndak ada tambahan (anggaran) signifikan," ujarnya.  (webtorial)

Jika RUU HIP Dilanjutkan, PA 212 Minta Cantumkan Lagi Syariat Islam
Rapat Dengar Pendapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Sosial RI

DPR Setujui Pagu Indikatif Kemensos 2021 Sebesar Rp62,024 Triliun

Penyerapan anggaran Kemensos juga diapresiasi.

img_title
VIVA.co.id
25 Juni 2020