Lama Menghilang, Robot Philae Akhirnya Ditemukan
- www.Reuters.com/ESA/Rosetta/MPS for OSIRIS Team Handout
Akibat data baterai habis, Philae pun ‘tertidur’ lama selama tujuh bulan. Pada 13 Juni 2015, ESA mengatakan, Philae mengalami aktivasi kembali tapi sayangnya pada 9 Juli 2015, ESA hilang kontak dengan Philae.
Pada 13 Agustus 2015, komet berada pada titik terdekat dengan matahari, tapi momentum itu pun tak mampu dimanfaatkan untuk membangunkan Philae.
Memasuki 2016, Philae belum menunjukkan tanda-tanda bangun. Pada 10 Januari 2016, ESA mengalami kegagalan untuk menggerakkan robot tersebut.
Pengujung Januari 2016, komet bergerak menjauhi matahari dengan kecepatan 24 kilometer per detik. Sinar Matahari dan suhu makin menurun secara tajam, kondisi ini membuat Philae disebutkan sebentar lagi sudah tak berfungsi.
Jika misi berjalan sukses, sebenarnya Philae dijadwalkan mengakhiri misi pada September 2016. Namun mengingat kondisi Philae sudah 180 derajat, pada Februari 2016, ESA sudah mengucapkan selamat tinggal untuk Philae.