Menkeu: Pemangkasan Anggaran Jilid III Belum Dipikirkan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Sumber :
  • REUTERS/Beawiharta

VIVA.co.id – Program kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty terancam tidak terakselerasi dengan optimal. Bank Indonesia (BI) pun memperkirakan uang tebusan dari tax amnesty hanya mampu berkontribusi sebesar Rp21 triliun hingga akhir periode.

img_title Sri Mulyani Kasih Sinyal Efisiensi Anggaran Lanjut di APBN 2026

Isu pemangkasan anggaran jilid III pun kembali mencuat ke permukaan, seiring dengan loyonya hasil dari program tax amnesty. Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan hal itu sama sekali tidak ada di pikirannya saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Belum dipikirkan seperti itu sekarang," tegas Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, saat ditemui di gedung DPR, Kamis 8 September 2016.

img_title KY Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran dari Pemerintah: Sejumlah Laporan Potensi Mandek

Penerimaan negara, ditegaskan Menkeu, hingga saat ini terus dimonitor. Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun mengaku masih menaruh harapan lebih dari program kebijakan tax amnesty sampai periode pertama berakhir pada akhir September.

"Mudah-mudahan bisa di September ini. Masih ada harapan," kata Menkeu.

img_title Dewan Pers Efisiensi Anggaran Rp19,8 Miliar, Uji Kompetensi Wartawan Terganggu

Sementara itu, BI memperkirakan uang tebusan tax amnesty hanya mampu menyumbang sebesar Rp21 triliun. Rinciannya, sebanyak Rp18 trilun akan masuk pada tahun ini, sementara Rp3 triliun pada tahun depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disamping itu, BI pun memperkirakan repatriasi hanya mampu berkontribusi sebesar Rp180 triliun. Meski begitu, Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi, mengaku masih optimistis para Wajib Pajak Besar dalam minggu-minggu ini akan segera berpartisipasi mengikuti tax amnesty.
 

(ren)

Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta

Rapat Paripurna DPRD DKI Memanas, Anggota Interupsi hingga Walk Out

Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta dengan agenda penyampaian dan penandatanganan Ranperda tentang APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026 berlangsung panas hingga walk out.

img_title
VIVA.co.id
12 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut