Pemerintah Harus Pastikan Pelaku Impor Daging Kerbau

Wakil Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron
Sumber :

VIVA.co.id – Sebanyak 500 ton daging kerbau dari India telah masuk Indonesia. Hal tersebut dinilai parlemen sebagai cara pemerintah mengintervensi harga daging sapi dalam negeri. Hingga saat ini harga daging sapi dalam negeri masih diatas Rp100 ribu per kilogramnya.

img_title Harga Bawang Putih dan Daging Sapi Melonjak saat Telur Ayam Turun, Cek Daftar Lengkapnya

“Pemerintah ingin menekan pasar,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Herman Khaeron saat dihubungi, Kamis 8 September 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Herman, meskipun pemerintah berwenang menentukan negara sumber pemasok daging, aspek kesehatan dari produk tersebut tetap harus diperhatikan. Sebab, kesehatan masyarakat konsumen republik ini harus mendapat tempat teratas dari pemerintah sebagai regulator.

img_title Harga Telur Turun ke Rp 29.850 Per Kg, Daging Sapi dan Minyak Goreng Curah Naik

“Daging kerbau ini kan dikirim dari zona yang bebas penyaki kuku mulut. Tetapi daging kerbau itu diimpor dari negara yang belum bebas dari penyakit kuku mulut,” kata Herman.

Untuk itu, ujar Herman, pemerintah harus benar-benar memastikan pelaku impor. Herman mendesak agar pemerintah tidak memberikan izin impor kepada pelaku-pelaku usaha yang selama ini dengan bebasnya melakukan impor daging sapi dari negara lain seperti Australia.

img_title Mendag Akui Impor Daging dan Susu dari Prancis Belum Deal: Namanya Jualan Kan Nawarin Biasa

“Ini betul-betul harus terproteksi dan kalau ini untuk menstabilkan harga daging di pasaran, pemerintah harus membatasi agar impor ini hanya bisa dilakukan oleh Bulog saja,” kata Herman.

Tidak hanya itu, Herman juga mendesak agar pemerintah segera memikirkan pengembangan budidaya kerbau dalam negeri. Sebab, republik ini sangat mampu jika budidaya kerbau dibesarkan.

“Pemerintah juga harus memikirkan nasib para peternak dalam negeri. Kalau daging kerbau dijadikan alat untuk menekan pasar tentunya peternakan kerbau dalam negeri juga bisa dikembangkan. Karena kan harga jualnya bisa jauh lebih murah dari pada daging sapi,” desak Herman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, kata Herman, pemerintah jangan hanya memikirkan situasi pasar daging semata. Tetapi pemerintah juga harus memikikan nasib para peternak dalam negeri, ujarnya.

Saat ditanya harga daging kerbau yang dapat dibeli konsumen di pasaran. “Harganya Rp65 ribu per kilonya,” ujar Herman.  (webtorial)

Mendag Budi Santoso Bocorkan Penyebab Utama Harga Cabai Rawit Melonjak

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Rp105.750, Daging Sapi Rp152 Ribu

Harga komoditas cabai rawit merah menembus angka Rp105.750 per kilogram (kg). Sementara itu, telur ayam ras tercatat Rp28.550 per kg. Cek harga pokok pangan di sini

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut