Pertamax dan Pertalite Makin Beken, Nozzle Premium Dikurangi
- VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Menurut Syarief, saat ini penjualan pertalite stabil dan justru terjadi peningkatan pada penjualan pertamax, termasuk penjualan pertamax turbo yang baru diluncurkan Pertamina untuk menggantikan pertamax plus.Â
"Dengan harga yang sama dengan pertamax plus, konsumen diuntungkan karena mendapat produk yang kualitasnya lebih tinggi. RON pertamax turbo kan 98, sedangkan pertamax turbo 95," kata dia.
Kepala Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas, Andy Noorsaman Soomeng berpendapat hal yang sama. Kini menurutnya, masyarakat sudah lebih mengerti bahan bakar mana yang efisien dan ramah lingkungan sehingga performa mesin kendaraan tetap terjaga baik dan lingkungan juga kurang tercemar.Â
Dengan sedikit harga lebih tinggi tetapi terjangkau akan mendapat manfaat yang lebih banyak, masyarakat tetap akan memilih itu.Â
"Jadi ini adalah saat yang tepat untuk bergeser ke BBM yang berkualitas lebih baik, efisien dan ramah lingkungan," kata dia.
Menurut Syarief, seiring dengan tren konsumsi masyarakat yang lebih memilih pertalite dan pertamax, langkah tepat apabila dilakukan pengurangan pasokan premium. Bukan dengan tujuan mengurangi beban subsidi pemerintah, namun untuk mendorong masyarakat menggunakan BBM yang lebih baik.
"Pemerintah juga harus menetapkan rencana yang jelas sehubungan dengan konsumsi energi ke depan. Apalagi  kualitas BBM dengan RON 88 sudah tidak layak untuk mesin kendaraan saat ini," tutupnya.