Sektor Pertambangan dan Komoditas Pemicu Utama Kredit Macet

Ilustrasi kredit
Sumber :
  • duitpintar.com

VIVA.co.id – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkirakan, rasio kredit bermasalah yang masih tinggi membuat industri perbankan tetap akan membatasi dan berhati-hati untuk menyalurkan kredit ke sektor pertambangan dan komoditas primer hingga akhir tahun ini.

img_title Dorong Transformasi Digital Sektor Pertambangan, Indosat Bangun Ekosistem Berkelanjutan

Sebab, menurut Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah, kedua sektor tersebut merupakan kontributor utama kredit macet di 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan pantauan Bank Indonesia dan LPS, bank-bank masih akan berhati-hati dalam menyalurkan kredit ke sektor pertambangan dan komoditas primer," ujarnya di kantornya, Selasa 13 September 2016.

img_title Triwulan III 2021, bank bjb Berhasil Jaga Kredit Macet Tetap Rendah

Halim mengungkapkan, sejauh ini pemulihan kinerja bisnis di sektor pertambangan dan komoditas primer belum menunjukkan hasil yang sesuai perkiraan awal, sehingga kedua sektor ini menjadi pemicu utama kenaikan tingkat kredit macet perbankan.

"NPL relatif moderat, karena ada pelambatan dari perbankan, terutama soal aktiva beberapa waktu terakhir. Angkanya menunjukkan kenaikan, tetapi secara persentase belum mengkhawatirkan. NPL gross 3,1 persen. Memang ada tren meningkat berapa tahun terakhir," tuturnya.

img_title Kejar Target Kredit Macet di Bawah 4 Persen, BTN Jual Aset Bermasalah

Meskipun demikian, Halim menambahkan, adanya pelonggaran aturan kredit properti, diyakini akan kembali mendorong pertumbuhan kredit perbankan.

"Ke depan, ada optimisme terkait suku bunga, penurunan LTV (rasio nilai pinjaman dari aset) untuk sektor properti dan konsumer," ujarnya. (asp)

Kepala Perwakilan BI Maluku Utara, Dwi Putra Indrawan

BI Sebut Sektor Tambang Bantu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi di Maluku Utara

Sejak beroperasi di 2018, IWIP telah menyerap puluhan ribu tenaga kerja yang 75 persen di antaranya berasal dari Maluku Utara.

img_title
VIVA.co.id
25 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut