Ketua DPR Minta Musibah di Jabar Ditanggulangi Secepatnya

Ketua DPR Ade Komarudin.
Sumber :
  • Lilis Khalisotussurur

VIVA.co.id – Akibat hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu yang cukup panjang, mengakibatkan banjir dan longsor di Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Rabu 21 September 2016 dini hari.

img_title LPSK Pastikan Dampingi Korban Kekerasan Seksual Dokter Kandungan di Garut

Diketahui, hingga kini, data terbaru menyebutkan sudah ada 20 korban tewas dalam peristiwa itu. Puluhan warga mengalami luka ringan dan ratusan pengungsi di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir bandang menerjang daerah Bayongbong, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan. Semua itu tersebar di Kabupaten Garut.

img_title Istrinya Diduga Jadi Korban Penculikan, Suami Asal Garut Dikirimi Pesan Berisi Ancaman

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPR RI Ade Komarudin mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Ia berharap, BNPB Provinsi Jawa Barat dapat terus melakukan pencarian dan penyelamatan korban.

"Sesama orang Jawa Barat, saya sangat berdukacita, atas kejadian banjir bandang dan tanah longsor di Garut dan Sumedang, saya minta penanggulangan musibah ini dilakukan dengan secepatnya dan sebaik-baiknya," ujar Akom, sapaan akrabnya Rabu 21 September 2016.

img_title Oknum Dokter Kandungan di Garut Lecehkan Pasien, Polisi Turun Tangan

Akom menekankan, semua pihak yang tergabung dalam Tim SAR dan juga tim penanganan pengungsi juga harus menyediakan fasilitas yang baik demi menghilangkan trauma dan kekhawatiran mereka atas musibah yang menimpanya. Semua tim harus terus bekerja sama dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban.

"Tolong diberi perhatian juga pada kelayakan dan kenyamanan serta keamanan tempat tinggal sementara para pengungsi," ujarnya.

Akom khawatir, akan ada bencana banjir dan longsor susulan, karena sesuai data BNPB, hujan dengan intensitas tinggi akan terus terjadi hingga Januari 2017. Ia mengimbau, juga agar para kelompok penanggulangan bencana ini terus waspada, karena dikhawatirkan terjadinya banjir dan longsor susulan, keselamatan para korban harus terus dijaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekadar informasi, hujan deras yang terjadi sejak Selasa 20 September 2016 pukul 19.00 WIB menyebabkan debit Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri naik secara cepat. Pukul 20.00 WIB banjir setinggi lutut kemudian sekitar jam 23.00 WIB banjir setinggi 1,5 hingga 2 meter. Saat ini sebagian banjir sudah surut. Ini menunjukkan kondisi hulu DAS Cimanuk sudah rusak dan kritis.

Sementara itu, dalam waktu yang hampir bersamaan terjadi longsor di Desa Cimareme, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat pada Selasa 20 September pukul 22.00 WIB. Longsor menimbun dua unit rumah tertimbun tanah longsor. Dua orang ditemukan tewas dan diduga dua orang masih tertimbun longsor dan pencarian korban masih dilakukan.  (Webtorial)

Dokter Kandungan Ini Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Pasien saat USG

LPSK Telaah Berkas 5 Korban Pelecehan Dokter Cabul di Garut

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyebut korban kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan satu dokter obgyn di Kabupaten Garut, telah dijangkau.

img_title
VIVA.co.id
3 Mei 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut