Komisi VII Minta Penurunan Harga Gas Industri dari Hulu

Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi VII DPR Satya Wira Yudha
Sumber :

VIVA.co.id – Komisi VII DPR RI sepakat harga gas untuk industri harus diturunkan. Hal yang bisa diminta dari parlemen adalah menekan harga gas dari hulu terlebih dahulu.

img_title 8 Blok Migas Bakal Dilelang Kementerian ESDM Pekan Depan

Anggota DPR Satya Wira Yudha menjelaskan sebab harga gas di hulu menyebut harga yang dijual kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) mencapai USD5 sampai USD8.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melambungnya harga tersebut, menurut Satya, akibat lapangan-lapangan gas di Indonesia punya tingkat keekonomian yang berbeda-beda.

img_title Bahlil Buka Kemungkinan Blok Migas East Ambalat Dikelola Bersama RI-Malaysia

"Tidak bisa 1 lapangan dipatok harga sama dengan lapangan lain. Ini harus dibenahi oleh pemerintah, pokoknya dari yang paling hulu dulu," ujar Satya, Kamis 22 September 2016.

Satya menjelaskan, saat ini, pemerintah menggunakan sistem production sharing contract atau kontrak bagi hasil.

img_title EMP Gandeng Japex Percepat Pembangunan Blok Gas Gebang di Sumut

Maka penurunan harga gas, itu bisa dilakukan dengah mengubah profit split yang akhirnya mungkin bagian dari pemerintah, itu bisa tidak sebesar sebelumnya.

"Dengan demikian, itu bisa menekan harga gasnya. Khususnya untuk lapangan yang sulit, lapangan yang membuat harga gas menjadi mahal," jelas Satya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota DPR dari fraksi Golkar itu memaparkan banyak lapangan gas sulit diproduksi. Karena itu para pelaku usaha industri harus beli gas mahal atau jual gas mahal.

"Pemerintah harus ubah kontrak bagi hasilnya, profit split lebih untungkan kontraktor sehingga dia lebih ekonomis, kalau enggak ya lapangan enggak bisa dikembangkan," katanya.  (Webtorial)

Presiden Prabowo Hadiri Forum EEF ke-11 di Vladivostok, Rusia

Tawarkan Ratusan Blok Migas, Indonesia Ajak Investor Rusia Ikut Proses Lelang

Sekjen Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika menyampaikan, Indonesia telah menawarkan ratusan blok migas kepada para investor Rusia, yang tertarik mengikuti proses lelang

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut