Menkeu Klaim Amnesti Pajak Bikin Perkasa Rupiah

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Sumber :
  • ANTARA/Rosa Panggabean

VIVA.co.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, berhasil tembus di bawah level Rp13.000. Berdasarkan kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate, Kamis 29 September 2016, rupiah masih berada di posisi Rp12.952 per dolar AS.

img_title Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Tapi Diprediksi Melemah Jelang Keputusan Suku Bunga BI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim, program kebijakan pengampunan pajak, atau tax amnesty telah memberikan sentimen positif terhadap laju nilai tukar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Investor, menurut dia, menilai bahwa pengelolaan perekonomian nasional saat ini mulai mengarah ke arah perbaikan.

img_title Rupiah Berpotensi Sentuh Rp18.300 per Dolar AS Pekan Depan, Pengamat Ungkap Penyebabnya

“Sentimen dari adanya tax amnesty menimbulkan persepsi positif,” ujar Ani, sapaan akrab Menkeu saat ditemui di Kompleks Parlemen Jakarta, Kamis 29 September 2016.

Menurut Ani, program kebijakan tax amnesty mampu menimbulkan harapan baru bagi para investor, serta memengaruhi jumlah aliran modal yang masuk ke Indonesia. Utamanya, dari sisi repatriasi, di mana nantinya dana-dana dari repatriasi akan disalurkan kepada sektor investasi.

img_title Rupiah Berbalik Melemah ke Rp18.075 per Dolar AS, Sikap Baru The Fed Bikin Arah Pasar Sulit Ditebak

“Ini akan menambah kemungkinan peningkatan kekuatan rupiah, dan sisi kebutuhan perusahaan-perusahaan untuk membayar utangnya kembali selama setahun terakhir,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, mantan Direktur Pelaksana Dunia itu mengakui, penguatan mata uang Garuda tentu akan memengaruhi kas keuangan negara. Misalnya, seperti adanya potensi penurunan penerimaan minyak dan gas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Akan ada pengaruh ke APBN, dan pengaruh juga ke perekonomian, karena imported inflation menjadi rendah dan daya beli masyarakat membaik. Jadi, kami melihat positif maupun negatifnya, dan menjaga sampai akhir tahun untuk menjaga APBN,” ujarnya. (asp)

Logo Bank Indonesia di Jakarta

Rupiah Menguat ke Rp17.855, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas di Tengah Gejolak Global

Bank Indonesia saat ini mencatat rupiah menguat ke Rp17.855 per dolar AS pada 18 Agustus 2026. Stabilitas dijaga lewat strategi moneter dan insentif valas.

img_title
VIVA.co.id
19 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut