Hari Terakhir Tax Amnesty, Pendaftar Datang Sejak Subuh

Kantor pelayanan pajak membludak oleh peserta tax amnesty.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Eka Permadi

VIVA.co.id – Di hari terakhir periode I program pengampunan pajak, atau tax amnesty, sejumlah wajib pajak (WP) terlihat masih antusias mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar IV, di Gedung Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.

img_title Purbaya: Perlindungan Hukum ke Investor Patriot & Merah Putih Bond Beda dengan Tax Amnesty

Pantauan VIVA.co.id, layanan pendaftaran tax amnesty yang berada di lantai dua gedung tersebut telah mencapai 982 orang wajib pajak, dan baru 255 yang dilayani hingga siang ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang 982 pendaftar itu, mereka daftar dulu. Baru nanti, kita panggil untuk dapat nomor antrean. Karena, kapasitas nomor antrean cuma sampai 750," kata salah seorang petugas pajak yang enggan disebutkan namanya, di Jakarta, Jumat 30 September 2016.

img_title Purbaya Minta WNI Pemilik Harta di Luar Negeri Pulangkan Asetnya dalam 6 Bulan, Ini Konsekuensinya

Menurut pengakuan petugas tersebut, para wajib pajak itu ada yang mendatangi Gedung Sudirman ini sejak pukul 04.00 WIB dini hari, hanya untuk melakukan pendaftaran, agar mendapat nomor antrean.

Padahal, nomor antrean bagi para wajib pajak tersebut baru bisa diberikan sekitar pukul 07.30 WIB, sedangkan pelayanan baru bisa dimulai pukul 08.00 WIB.

img_title Tak Berniat Jalankan Lagi Tax Amnesty, Purbaya: Kecuali Ada Perintah dari Presiden

"Ada yang sudah datang dari jam 04.00 subuh. Dari hari Senin kemarin, bahkan ada yang datang dari jam 04.00 subuh tadi. Kalau yang sampai nginep enggak ada. Sebelum-sebelumnya normal saja," ujarnya. (asp)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya: Selama Saya Jadi Menteri Keuangan Tak Ada Tax Amnesty

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan selama pihaknya menjadi Menteri maka tidak akan ada tax amnesty atau pengampunan pajak dan lebih memilih merapikan tax collection

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut